Situasi ini tentu jadi keuntungan bagi Indonesia. Ini karena mereka akan melawan tim yang secara kualitas di bawah skuad yang kalahkan Indonesia 0-4 di pertemuan pertama di SUGBK.
Sebaliknya, Indonesia datang ke Jepang dengan kekuatan berbeda. Lebih kuat karena bertambahnya pemain naturalisasi dan aura positif usai Indonesia menang 1-0 atas China.
Namun, Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert tidak mau anak asuhnya lengah. Dia ingatkan bahwa Timnas Jepang tetap berbahaya siapapun pemain yang dimainkan di laga nanti.
"Tidak masalah apakah tim utama yang datang atau pemain dari klub berbeda yang main. Jepang selalu menjadi tim yang kuat," jelas Patrick.
"Mereka memiliki para pemain yang sudah ada di tim. Para pemain baru ini ingin membuktikan diri bahwa mereka juga lebih baik. Jadi siapapun yang main, mereka tetap tim bagus," ingat Patrick.