BACA JUGA:Ngeri! Kebakaran Rumah Makan Ayam Taliwang di Pasar Lama Tangerang, 3 Orang Luka Bakar
Kebakaran ini menjadi pengingat keras akan pentingnya pemeliharaan instalasi listrik, terutama di kawasan padat penduduk.
Tiang kabel udara yang menjadi sumber korsleting seharusnya mendapat perhatian lebih dari pihak terkait.
Pemerintah dan PLN diharapkan segera melakukan audit menyeluruh terhadap instalasi listrik di wilayah rawan untuk mencegah tragedi serupa terulang.
Dampak Sosial dan Harapan Warga
BACA JUGA:Si Jago Merah Mengamuk! Kebakaran Hanguskan Dua Rumah di Palembang
BACA JUGA:Ngeri! Satu Keluarga di Aceh Tamiang Tewas Terpanggang dalam Kebakaran Rumah
Selain kerugian materi, kebakaran ini juga meninggalkan trauma mendalam bagi para korban.
Kios yang terbakar merupakan sumber penghidupan utama bagi keluarga yang terdampak.
Warga sekitar berharap adanya bantuan dari pemerintah, baik dalam bentuk dana darurat maupun dukungan psikososial.
Pelajaran dan Tindakan ke Depan
BACA JUGA:Ibu Pergi Beli Makan, 3 dari 4 Anak di Kendari Tewas dalam Kebakaran Rumah
Kasudin Gulkarmat menyampaikan pentingnya pengecekan rutin instalasi listrik, terutama kabel udara yang rentan terhadap cuaca dan kondisi lingkungan seperti pohon tumbang atau kabel longgar.
Korsleting listrik bukan hanya risiko kebakaran, tetapi juga dapat menyebabkan gangguan layanan listrik.
Masyarakat setempat disarankan untuk tidak menaruh material mudah terbakar di dekat tiang listrik dan segera melaporkan jika ada percikan api atau lampu mati mendadak.
Mitigasi dini seperti pemangkasan pohon, pengecekan jaringan kabel, dan peningkatan kesadaran warga perlu jadi perhatian serius instansi terkait.
BACA JUGA:Ngeri! Video Jalanan di Israel Dilanda Kobaran Api Akibat Kebakaran Hutan, Netizen: Simulasi Neraka