BACA JUGA:Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki: Kolom Abu Mencapai 11.584 Meter Bikin Langit Gelap Total!
Medan Ekstrem dan Cuaca Buruk
Evakuasi tidak berjalan mudah.
Juliana ditemukan menggunakan drone thermal pada kedalaman sekitar 500 meter dari titik jatuhnya, namun tidak menunjukkan tanda-tanda pergerakan.
Medan yang curam dan cuaca berkabut menjadi tantangan besar bagi tim penyelamat.
BACA JUGA:Longsor Tambang Gunung Kuda Cirebon Telan 19 Korban Jiwa, 6 Orang Masih Dalam Pencarian
BACA JUGA:Longsor Tambang Gunung Kuda Cirebon Telan 19 Korban Jiwa, 6 Orang Masih Dalam Pencarian
Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, bahkan menginstruksikan penggunaan helikopter untuk mempercepat proses penyelamatan.
Tiga helikopter disiapkan, termasuk milik PT Amman Mineral Nusa Tenggara, untuk mendukung operasi udara di medan ekstrem.
Rinjani: Indah Tapi Mematikan?
Kejadian ini bukan yang pertama.
Sebelumnya, seorang turis Malaysia juga dilaporkan meninggal dunia setelah terjatuh di jalur pendakian Rinjani.
Hal ini menimbulkan pertanyaan besar: apakah Gunung Rinjani sudah cukup aman untuk wisatawan?
Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) menegaskan bahwa keselamatan pendaki adalah prioritas.
Namun, faktor cuaca yang cepat berubah, kelelahan fisik, dan kurangnya pengawasan saat pendakian menjadi kombinasi berbahaya yang bisa berujung fatal.