Gunung Rinjani Kembali Makan Korban? Fakta Lengkap Turis Brasil Jatuh ke Jurang

Selasa 24 Jun 2025 - 12:23 WIB
Reporter : Puput
Editor : Puput

BACA JUGA:Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki: Kolom Abu Mencapai 11.584 Meter Bikin Langit Gelap Total!

BACA JUGA:Bukan Kaleng-Kaleng! Kemenhut Turun Gunung Lawan Tambang Nikel Perusak Raja Ampat, Ada yang Milik China?

Medan Ekstrem dan Cuaca Buruk

Evakuasi tidak berjalan mudah.

Juliana ditemukan menggunakan drone thermal pada kedalaman sekitar 500 meter dari titik jatuhnya, namun tidak menunjukkan tanda-tanda pergerakan.

Medan yang curam dan cuaca berkabut menjadi tantangan besar bagi tim penyelamat.

BACA JUGA:Longsor Tambang Gunung Kuda Cirebon Telan 19 Korban Jiwa, 6 Orang Masih Dalam Pencarian

BACA JUGA:Longsor Tambang Gunung Kuda Cirebon Telan 19 Korban Jiwa, 6 Orang Masih Dalam Pencarian

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, bahkan menginstruksikan penggunaan helikopter untuk mempercepat proses penyelamatan.

Tiga helikopter disiapkan, termasuk milik PT Amman Mineral Nusa Tenggara, untuk mendukung operasi udara di medan ekstrem.

Rinjani: Indah Tapi Mematikan?

Kejadian ini bukan yang pertama.

BACA JUGA:Korban Tewas Longsor di Tambang Gunung Kuda Cirebon Bertambah Jadi 17 Orang, Pencarian Terus Dilakukan

BACA JUGA:Update, Polda Jabar Masih Terus Mencari 11 Korban Hilang Longsoran Tambang Galian C Gunung Kuda Cirebon!

Sebelumnya, seorang turis Malaysia juga dilaporkan meninggal dunia setelah terjatuh di jalur pendakian Rinjani.

Hal ini menimbulkan pertanyaan besar: apakah Gunung Rinjani sudah cukup aman untuk wisatawan?

Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) menegaskan bahwa keselamatan pendaki adalah prioritas.

Namun, faktor cuaca yang cepat berubah, kelelahan fisik, dan kurangnya pengawasan saat pendakian menjadi kombinasi berbahaya yang bisa berujung fatal.

Kategori :