“Kami bekerja sama dengan Kementerian Koperasi dan UKM. Koperasi ini akan menjadi motor penggerak ekonomi desa, dan tentu menyerap tenaga kerja secara besar-besaran,” jelas Yassierli.
Program Padat Karya PU: 138 Ribu Lapangan Kerja
Tak hanya itu, sektor infrastruktur pun turut berkontribusi lewat program padat karya Kementerian PUPR. Pemerintah menargetkan 138.000 tenaga kerja dari berbagai proyek seperti:
-
P3TGAI (rehabilitasi irigasi) di 8.000 lokasi
-
PAMSIMAS (air minum desa) di 299 lokasi
-
SANIMAS (sanitasi) di 463 lokasi
-
PISEW (infrastruktur desa) di 301 lokasi
-
TPS3R (pengelolaan sampah) di 53 titik
-
PKE (penanganan kemiskinan ekstrem) di 10 titik
BACA JUGA:Jangan Sampai Lupa! Begini Cara Daftar Ulang SPMB 2025, Bisa Gagal Masuk Sekolah Kalau Terlewat
Sekolah Rakyat dan Ketahanan Pangan Jadi Tambahan
Pemerintah juga akan membangun 200 Sekolah Rakyat, termasuk renovasi infrastruktur penunjangnya, yang ikut menciptakan peluang kerja baru.
Belum lagi program ketahanan pangan dan hilirisasi industri yang tengah digencarkan, yang diperkirakan akan menyerap ribuan tenaga kerja lainnya.
Dengan total lebih dari 3,6 juta lapangan kerja baru, tahun 2025 menjadi momentum penting dalam pemulihan ekonomi rakyat.