Ikan yang diawetkan dengan formalin biasanya tidak berbau amis seperti ikan segar, melainkan memiliki aroma kimia yang tajam.
2. Tekstur terlalu kenyal atau keras
Formalin membuat daging ikan menjadi lebih kaku dan tidak mudah hancur.
3. Warna terlalu cerah dan mencolok
BACA JUGA:Simak! 8 Penyebab Kucing Memuntahkan Makannyanya, Apakah Karena Keracunan?
Pewarna tekstil seperti Rhodamin B sering digunakan untuk membuat ikan terlihat lebih menarik, namun warnanya tampak tidak wajar.
Dampak Kesehatan yang Mengintai
Mengonsumsi ikan pindang berformalin atau mengandung Rhodamin B dapat menyebabkan gejala seperti mual, muntah, diare, sakit kepala, hingga gangguan organ dalam.
Dalam kasus ekstrem, seperti yang pernah terjadi di Serang, Banten, puluhan warga mengalami keracunan massal setelah mengonsumsi ikan pindang yang diduga tercemar.
BACA JUGA:Manfaat lain Air Kelapa: Minuman Ajaib yang Menjadi Penawar Racun dan Herbisida Alami
Tips Aman Membeli Ikan Pindang
- Belilah ikan dari pedagang terpercaya yang menjaga kebersihan dan kualitas dagangannya.
- Perhatikan tampilan fisik ikan: hindari yang terlalu cerah atau berbau aneh.
- Jika ragu, tanyakan langsung kepada penjual mengenai proses pengolahan dan penyimpanan ikan.
BACA JUGA:8 Fakta Menarik Tentang Komodo, Kadal Pemburu yang Mempunyai Racun Berbahaya!