Pencarian Korban KMP Tunu Pratama Jaya Diperluas: Tiga Jenazah Ditemukan!

Senin 07 Jul 2025 - 21:34 WIB
Reporter : Ayu
Editor : Ayu

Menteri Perhubungan turut mengingatkan seluruh petugas di lapangan untuk tetap mengutamakan keselamatan. 

BACA JUGA:OPM Bakar Rumah Bupati dan Kantor Distrik: Ancaman Eskalasi Konflik di Puncak!

BACA JUGA:Pangandaran Bergetar! Gempa M 5,1 Mengguncang di Siang Bolong, Potensi Tsunami?

“Kita sudah memasuki hari-hari krusial dalam pencarian. Oleh karena itu, saya tekankan agar tim selalu waspada, memperhatikan kondisi cuaca, serta menjaga keselamatan pribadi selama bertugas,” imbuhnya.

Di sisi lain, Akademi Penerbang Indonesia (API) Banyuwangi turut ambil bagian dalam operasi kemanusiaan ini. 

Mereka mengerahkan satu unit pesawat latih Cessna 172SP G1000 dengan nomor registrasi PK-BYI untuk melakukan pengintaian udara terhadap koordinat-koordinat yang dicurigai menjadi lokasi korban atau serpihan kapal. 

Direktur API Banyuwangi, Capt. Daniel Dewantoro Rumani, menegaskan bahwa partisipasi mereka merupakan wujud konkret pengabdian kepada masyarakat, sesuai dengan semangat tridharma perguruan tinggi. 

BACA JUGA:Mobil Dinas Propam Tapsel Dipakai Pacaran? Viral Usai Tabrak Lari dan Tutupi Wajah

BACA JUGA:Tak Lolos Seleksi PPPK, Ratusan Tenaga Honorer Pemerintah Kota Prabumulih Bakal Dirumahkan

“Kami ingin taruna kami belajar langsung di lapangan, tidak hanya secara teknis tapi juga dari sisi empati dan tanggung jawab sosial,” ucapnya.

Penerbangan pemantauan yang dilakukan selama 1,5 jam tersebut diawaki oleh dua instruktur senior, yakni Capt. Argavirga Mardhika dan Capt. Istighfar Ramadhan. 

Mereka fokus mengamati area-area yang dianggap strategis dan berpotensi memberikan petunjuk baru.

Sementara itu, Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Muhammad Masyhud, mengungkapkan bahwa insiden tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya terjadi pada Rabu, 2 Juli 2025 sekitar pukul 23.35 WIB. 

BACA JUGA:Aksi Brutal Pesilat di Madiun! Bentrok Usai Acara Surat Agung, Ini Kronologinya

BACA JUGA:Heboh di Malaysia! Murid SD Buat Tugas Pakai Bahasa Indonesia, Gurunya Geram

Kapal tersebut tengah dalam perjalanan dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali. 

Kategori :