Banjir di Rasuna Said dipicu oleh hujan deras dan buruknya sistem drainase.
Selain itu, pasang surut air laut dan kiriman air dari hulu turut memperparah kondisi.
Sebanyak 67 RT di Jakarta terdampak banjir, dengan Jakarta Timur menjadi wilayah paling parah.
Beberapa pengendara yang nekat menerobos banjir mengalami kerusakan mesin, terutama motor yang mogok akibat air masuk ke ruang bakar.
BACA JUGA:Penjaringan Terendam Lagi! Banjir Rob Capai 85 cm, Aktivitas Warga Lumpuh
BACA JUGA:Darurat Cuaca Ekstrem! Banjir dan Longsor Luluhlantakkan Ambon
Surutnya banjir di Rasuna Said memang membawa kelegaan, namun kondisi trotoar yang kotor menjadi alarm bagi pemerintah dan masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan dan kesiapan menghadapi bencana.
Dengan kolaborasi antara warga dan pemerintah, Jakarta bisa lebih tangguh dan bersih di masa depan.
Jangan biarkan trotoar hanya jadi tempat pelarian saat banjir, tapi jadikan sebagai ruang publik yang nyaman dan layak digunakan setiap hari.