Sebagian besar mendukung Indra, menyoroti bahwa festival jazz kini banyak menampilkan musisi dari genre lain seperti pop atau bahkan grup idol.
BACA JUGA:Ari Lasso Singgung Musisi Muda Soal Riders yang Ribet saat Manggung: Promotor adalah Partner!
"Setuju!!! Masa festival jazz penampilnya girl band."
"Setuju! Dan hrusnya jg dteng dengan pakaian rapi menggunakan Jazz."
"Kita happy2 aja kok."
"Udh dari 2011 kalo ga salah dtng ke java jazzz penyanyi yg di undang atau band yang sangat engggaaaa Jazz."
"Akhirnya ada musisi senior yang speak up."
"Iya, harusnya datang juga pakai honda jazz."
"Pas dia masuk lineup diem aja, giliran tahun ini ga masuk langsung bilang ga jazz."
BACA JUGA:Akan Segera Menggelar Konser di Indonesia, Berikut 3 Profil Singkat Para Musisi
Menanggapi kritik tersebut, promotor Prambanan Jazz, Anas Syahrul Alimi, memberikan penjelasan mendalam lewat akun Instagram-nya @anas_alimi.
“Kami mengundang musisi pop ke panggung jazz, itu bukan pengkhianatan. Itu siasat agar festival ini hidup dan semua yang hidup di baliknya tetap makan.”
Anas tidak menganggap dirinya membela diri, tetapi justru menjaga ekosistem agar tetap berjalan.
Menurutnya, kompromi bukan dosa selama dilakukan dengan kesadaran dan cinta terhadap keseluruhan proses.