"Transjakarta mengapresiasi pelanggan yang berani mengungkap kejanggalan, dan juga yang memviralkan," ujar Ayu dalam keterangannya, Sabtu (12/7).
BACA JUGA:Viral Video Mobil Dinas Masuk Jalur Busway TransJakarta, Polisi Cuma Bisa Hormat Tanpa Teguran
Ia menambahkan bahwa kolaborasi antara pelanggan dan petugas merupakan kunci penting untuk menciptakan lingkungan transportasi publik yang aman dan nyaman bagi semua kalangan, termasuk penumpang lansia.
"Kami mengajak pelanggan melakukan hal yang sama jika ada hal-hal yang mengganggu kenyamanan apalagi indikasi tindak pidana," imbuhnya.
Lebih lanjut, Ayu mengimbau masyarakat untuk aktif menjaga kenyamanan sesama penumpang dan tak ragu melaporkan situasi yang mencurigakan.
Insiden ini menggarisbawahi pentingnya kesadaran publik terhadap keamanan di transportasi umum, terutama perlindungan terhadap kelompok rentan.
BACA JUGA:Heboh! Penumpang Wanita Dianiaya dan Diteriaki Teroris di TransJakarta, Ini Kronologinya
Modus intimidasi berkedok penjualan barang bukan hal baru, namun tindakan penumpang wanita tersebut menjadi bukti bahwa sikap berani bisa mencegah potensi kejahatan.
Aksi tersebut pun memicu gelombang komentar dari warganet yang menyuarakan kekaguman serta kritik terhadap penumpang lain yang hanya diam.
"Kok gemes lainnya cuma nonton aja, tangkappp!!"
"Keren mbak nya, aku blm tentu seberani itu."
"Minimal hafalin tuh muka laporin woiiii."
"Anehnya knpa yg lain cuma diem."
"Sepertinya si kakek sdh terhipnotis dengan mas mas di sampingnya makanya si kakek manut aja, terima kasih buat si mbanya yg sdh bantu untuk si kakek."