“Diduga para pendemo masuk ke dalam restoran Mie Gacoan ditangkap oleh pihak Kepolisian dari Polres Metro Jakarta Pusat, namun para pengunjung dan karyawan membela para pendemo lantaran salah satu pengunjung menilai Polisi bertindak berlebihan,” tulis salah satu sumber.
Netizen Respect ke Karyawan Mie Gacoan
Unggahan video dan narasi insiden ini di akun Instagram @jakut_update langsung dibanjiri komentar dari netizen.
BACA JUGA:Israel Lumpuh, Warga Turun ke Jalan Demo Serukan Stop Perang yang Tewaskan 60ribu Warga Gaza
Banyak yang mengapresiasi keberanian karyawan dan pengunjung yang membela pendemo, bahkan menyebut mereka sebagai simbol perlawanan rakyat.
"Respect buat karyawan Mie Gacoan."
"Sesama rakyat harus saling melindungi demi tegaknya keadilan bagi rakyat. Hidup rakyat!"
"Kok pendemo ditangkep? Katanya negara demokratis?"
"Harus di apresiasi karyawan gacoan. Respect!"
"Anjier segitu nya der ampe bersenjata lawan di bawah umur. Berasa inget anak gua sendiri."
"RESPECT YG SEBESAR2NYA buat KARYAWAN @mie.gacoan dan para pengunjungnya."
BACA JUGA:Demo di Pati Memanas: Polisi Amankan 22 Provokator, Pastikan Tak Ada Korban Meninggal
BACA JUGA:Bupati Sudewo Menolak Mundur! Demo Ribuan Warga Dibalas Hak Angket DPRD
Insiden ini tak hanya menjadi viral di media sosial, tetapi juga memunculkan pertanyaan besar tentang cara penanganan demonstrasi oleh aparat di ruang publik.
Mie Gacoan, sebagai brand yang dikenal luas di kalangan anak muda, kini menjadi simbol solidaritas sipil dalam menghadapi tindakan yang dianggap represif.
Banyak pihak menilai bahwa tindakan aparat perlu dievaluasi, terutama dalam konteks ruang publik yang seharusnya menjadi tempat aman bagi warga sipil.