- Menangkap karbon dioksida (CO₂) untuk mengurangi efek pemanasan global.
BACA JUGA:Tragis! Wanita di Konawe Utara Diterkam Buaya Saat Bersih-bersih, Jasadnya Ditemukan Sejauh 11 KM
- Memurnikan udara dan air agar lebih aman untuk manusia.
- Mengumpulkan air dari udara di wilayah kering yang sulit mendapatkan sumber air bersih.
Komite Nobel menyebut karya Yaghi dan timnya sebagai bentuk “arsitektur molekuler masa depan”, yang berpotensi besar digunakan dalam kehidupan nyata untuk menyelamatkan bumi dari krisis lingkungan.
Selepas menempuh pendidikan di Amerika Serikat, Omar M Yaghi meraih gelar PhD bidang Kimia dari University of Illinois pada 1990.
BACA JUGA:Miris! Gadis Belasan Tahun di Tanggamus Nyaris Diperkosa, 3 Pelaku Menyamar Jadi Sales
Ia kemudian berkarier di berbagai universitas ternama dunia seperti Harvard University, University of Michigan, dan kini menjadi Profesor Kimia di University of California, Berkeley.