BACAKORAN.CO - Bagi penderita diabetes, mengatur pola makan bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian penting dari pengelolaan penyakit.
Salah satu makanan yang kerap menjadi sorotan adalah nasi putih.
Meskipun menjadi makanan pokok di banyak negara, nasi putih hangat diketahui memiliki indeks glikemik (IG) tinggi yang dapat memicu lonjakan kadar gula darah secara drastis.
Namun, muncul temuan menarik dari sejumlah penelitian terbaru: nasi putih yang telah melalui proses pendinginan ternyata lebih aman dikonsumsi oleh penderita diabetes.
Benarkah demikian?
Apa Itu Diabetes dan Mengapa IG Makanan Penting?
BACA JUGA:Hindari Kombinasi Ini! 5 Jenis Makanan yang Tidak Cocok Dikonsumsi Bareng dengan Kopi
Diabetes mellitus adalah kondisi kronis yang ditandai oleh tingginya kadar glukosa dalam darah akibat gangguan produksi atau fungsi hormon insulin.
Salah satu aspek penting yang harus diperhatikan oleh penderita diabetes adalah indeks glikemik makanan, yaitu ukuran seberapa cepat makanan dapat meningkatkan kadar gula darah setelah dikonsumsi.
Makanan dengan IG tinggi, seperti nasi putih yang baru matang, dapat menyebabkan lonjakan gula darah secara cepat.
Oleh karena itu, penderita diabetes dianjurkan untuk memilih makanan dengan IG rendah agar kadar gula darah tetap stabil.
Proses Pendinginan Nasi dan Perubahan Struktur Karbohidrat
Penelitian menunjukkan bahwa ketika nasi matang disimpan di lemari es pada suhu sekitar 4°C selama 24 jam, sebagian pati di dalamnya mengalami perubahan menjadi pati resisten (resistant starch).
Pati resisten adalah jenis karbohidrat yang tidak mudah dicerna oleh tubuh, sehingga proses penyerapan glukosa menjadi lebih lambat.
BACA JUGA:Waspada! 6 Makanan Ini Wajib Kamu Hindari Untuk Penyakit Ginjal, Salah Satunya Nasi, Kenapa?