Toyota Urban Cruiser BEV mengusung tampilan yang lebih minimalis dan bersih, dengan lampu depan bergaya garis C dan bumper bertekstur yang dilengkapi sensor parkir.
Kamera dan sensor depan menegaskan kesiapan teknologi bantuan pengemudi.
Di sisi lain, Suzuki e Vitara tampil lebih berani dengan desain lampu dan grill yang tajam.
Bagian samping dan belakang kedua model hampir identik, termasuk ukuran velg dan posisi port pengisian daya yang diberi label BEYOND NEON B.
Perbedaan utama terletak pada emblem dan desain lampu belakang yang menjadi penanda merek masing-masing.
Interior dan Teknologi
BACA JUGA:5 Mobil Ini Katanya Bawa Sial! Masih Berani Lihat Langsung di Palembang AutoShow 2025?
BACA JUGA:Mitsubishi Destinator 2025 Siap Debut di Palembang AutoShow 2025, Simak Spesifikasinya!
Masuk ke kabin, Urban Cruiser BEV dan e Vitara memiliki layout interior yang sangat mirip.
Kombinasi warna coklat dan hitam mendominasi, dengan setir multifungsi, panel instrumen digital, dan layar infotainment besar berukuran 10,1 hingga 10,25 inci.
Perbedaan mencolok terlihat pada sistem audio—Suzuki menggunakan Infiniti, sementara Toyota memilih JBL untuk memberikan nuansa premium.
Fitur-fitur seperti kamera belakang, sensor parkir, dan sistem infotainment lengkap hadir di kedua model, memberikan kenyamanan dan keamanan optimal.
Dari sisi performa, keduanya dibekali baterai berkapasitas 49 kWh dan 61 kWh hasil kerja sama dengan BYD, serta motor listrik dengan teknologi AllGrip e dari Suzuki yang mendukung stabilitas di berbagai kondisi jalan.
Harga dan Potensi Pasar di Indonesia
BACA JUGA:Wajib Cek! Deretan Mobil Terbaru 2025 yang Siap Guncang Palembang AutoShow, Ada Mazda dan BYD Anyar!
Meski belum resmi diluncurkan, Toyota Urban Cruiser BEV sudah tercatat dalam indeks NJKB dengan estimasi harga sekitar Rp16 juta-an.
Hal ini memunculkan dugaan bahwa Toyota tengah melakukan uji pasar untuk menilai minat konsumen terhadap SUV listrik kompak.