Tragedi ini menambah panjang daftar konflik manusia dan satwa liar di Riau.
Dalam lima tahun terakhir, sedikitnya puluhan kasus pertemuan antara warga dan gajah liar tercatat di sejumlah wilayah, terutama di daerah perbatasan hutan dengan lahan perkebunan.
BACA JUGA:Viral Bocah SD Semarang Nyeker ke Sekolah Lewat Sungai Gegara Akses Rumah Ditutup, Ibunya Nangis!
BACA JUGA:Pilu! Bocah 6 Tahun Hilang di Pasar Pedamaran, Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kebun Karet OKI
Habitat gajah yang terus menyempit akibat pembukaan lahan menjadi salah satu faktor utama meningkatnya risiko konflik.
Kepala BBKSDA Riau, Supartono, menyampaikan belasungkawa mendalam atas meninggalnya Citra.
“Kami keluarga besar BBKSDA Riau turut berduka cita yang mendalam atas berpulangnya ananda Ezra Citra Juniani Purba,” ujarnya dalam pesan yang diterima Kompas.com.