Gajah Liar Masuk Permukiman Warga di Pekanbaru, Injak Bocah 8 Tahun hingga Tewas Saat Subuh

Sabtu 01 Nov 2025 - 14:37 WIB
Reporter : Yudha IP
Editor : Yudha IP

Menurut Sardo, luka paling parah dialami di bagian kepala hingga menyebabkan retak.

“Luka yang paling parah di kepalanya retak. Terus di perut dan paha,” ujarnya kepada Kompas.com. Setelah menjalani operasi, kondisi Citra sempat stabil, namun akhirnya meninggal dunia di ruang ICU.

Sementara itu, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho langsung berkoordinasi dengan pihak rumah sakit dan BBKSDA Riau untuk memastikan penanganan cepat terhadap korban serta langkah pencegahan jangka panjang. 

Kepala BBKSDA Riau Supartono membenarkan bahwa lokasi tempat tinggal keluarga korban berada di jalur lintasan gajah liar yang dikenal sebagai kantong Petapahan.

BACA JUGA:Bikin Merinding! Bocah 1,8 Tahun di Bengkulu Muntah Cacing, Dokter Temukan Larva di Paru!

BACA JUGA:Tak Disangka! Bocah Viral Cosplay Prabowo Ternyata Dapat Kado Spesial Langsung dari Presiden

Wilayah itu merupakan koridor alami pergerakan gajah sumatera yang membentang dari kawasan hutan Minas hingga Kampar.

Di sekitar rumah korban juga ditemukan tanaman pakan seperti jagung dan serai wangi, yang kemungkinan menarik perhatian kawanan gajah untuk mendekat.

Supartono menjelaskan, keberadaan tanaman-tanaman tersebut memang sering menjadi pemicu konflik antara manusia dan satwa liar.

Ia mengimbau masyarakat agar tidak menanam tanaman yang disukai gajah di sekitar rumah dan segera melapor kepada petugas jika melihat kawanan gajah mendekat.

Pihak BBKSDA juga telah menurunkan tim mitigasi konflik satwa liar dari Seksi Wilayah III untuk memantau pergerakan gajah yang masih berada di sekitar kawasan Rumbai.

BACA JUGA:Momen 2 Bocah di Gowa Pungut Sisa Makanan Kotak dari Peserta Upacara HUT RI ke-80, Kapolres Turun Tangan

BACA JUGA:Jasad Bocah 2 Tahun yang Tepeleset dan Tercebur di Sungai Saat Bermain Ditemukan Tersangkut di Bawah Jembatan

Tim gabungan dari BBKSDA, kepolisian, dan pemerintah setempat kini melakukan patroli malam dan memasang penghalau sederhana di titik-titik rawan.

Warga juga dilibatkan dalam pengawasan dengan membentuk kelompok siaga satwa liar untuk memperingatkan jika ada tanda-tanda pergerakan gajah.

Sementara itu, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho langsung berkoordinasi dengan pihak rumah sakit dan BBKSDA Riau untuk memastikan penanganan cepat terhadap korban serta langkah pencegahan jangka panjang. 

Kategori :