Lalu ketika Erna bertanya kepada anaknya Fatiyah mengapa matanya lebam, Fatiyah hanya diem dan tidak menjawab.
BACA JUGA:Tersandung Kasus Narkoba, Onad Minta Direhabilitasi! Polisi Bilang Begini!
BACA JUGA:Sempat Jadi Couple Goals, Hari Ini Raisa dan Hamish Daud Jalani Sidang Perdana Perceraian!
Erna pun ingin melaporkan kejadian tersebut ke polisi, tapi respons salah satu guru mengatakan untuk tidak asal tuduh, sebab tidak ada saksi dan rekaman CCTV.
Kondisi Fatiyah yang semakin memprihatinkan membuat Erna akhirnya membawa putrinya ke RS Bunda untuk mendapatkan pemeriksaan medis.
Menurut petugas medis di rumah sakit tersebut, lebam yang dialami Fatiyah bukan disebabkan oleh faktor internal seperti alergi atau kelelahan, melainkan akibat pukulan atau benturan benda tumpul.
Temuan ini memperkuat dugaan bahwa Fatiyah telah mengalami kekerasan fisik.
BACA JUGA:Pengedar Narkoba Kecele, Jual Sabu-sabu Kepada Polisi, Bandarnya Lolos
BACA JUGA:Red Notice Riza Chalid dan Jurist Tan Tak Kunjung Terbit, Polri Ungkap Alasannya!
Kini Fatiyah mengalami trauma berat jika ditanya terkait kejadian tersebut dan ia pun enggan pergi ke sekolah.
Hingga Minggu (2/11/2025) kemarin, mata Fatiyah masih lebam dan merah meski sudah diberi obat.
Di siang hari, ia tampak tenang dan tidak rewel, namun saat malam tiba, ia sering mengeluh kesakitan pada bagian matanya.
Menanggapi situasi ini, Camat Gandus, Jufriansyah, menyatakan bahwa pihak Kelurahan telah berupaya mendatangi rumah Fatiyah untuk melakukan pengecekan.
BACA JUGA:Diciduk Kasus Narkoba, Onad Ajukan Permohonan Rehabilitasi, Polda: Punya Hak!
BACA JUGA:Jambret Sial, Hanphone Tak Dapat, Sepeda Motor Dibawa ke Kantor Polisi
Namun, kunjungan pertama tidak membuahkan hasil karena keluarga sedang tidak berada di rumah.