“Kami telah menunggu, namun sampai hari ini tidak ada iktikad baik saudara Pandji untuk mengklarifikasi dan meminta maaf kepada masyarakat Toraja,” tegasnya.
Salah satu perwakilan lainnya, Ridwan Abbas Bandaso, juga menyampaikan pernyataan serupa usai membuat laporan di Mabes Polri.
“Kita sudah selesai bikin laporan,” katanya singkat kepada KarebaToraja.com.
Aliansi Pemuda Toraja berharap agar laporan ini segera ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian dan menjadi pelajaran bagi publik figur untuk lebih berhati-hati dalam menyampaikan materi yang menyangkut budaya dan identitas suatu kelompok masyarakat.
Mereka juga menekankan bahwa pelaporan ini bukan semata-mata bentuk kemarahan, melainkan upaya menjaga kehormatan dan nilai-nilai adat Toraja yang selama ini dijunjung tinggi.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Pandji Pragiwaksono terkait laporan tersebut maupun permintaan maaf yang telah disuarakan oleh Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI).