“Target pelaksanaan pekerjaan diharapkan dapat terealisasi secepat mungkin dan sesuai dengan prosedur yang ada,” jelas Alfan.
Sementara itu, video-video lain yang beredar di media sosial memperlihatkan kondisi serupa di beberapa titik tanggul pesisir, menunjukkan bahwa tantangan pengelolaan infrastruktur pesisir Jakarta semakin kompleks.
BACA JUGA:Inara Rusli Minta Maaf ke Manajer usai Dituding Jadi Selingkuhan: Isu sampai Menganggu Pekerjaan?
BACA JUGA:Ayah Tiri Alvaro Tewas di Tahanan Diduga Bunuh Diri! Polisi Beberkan Detik-Detik Kejadian
Tanggul Pantai Mutiara sendiri merupakan bagian dari proyek besar pembangunan tanggul pesisir sepanjang 11 kilometer yang digarap sejak 2023.
Proyek ini mencakup empat lokasi, yakni Muara Angke, Pantai Mutiara, Ancol Barat, dan Kali Blencong.
Pada tahap pertama, Pemprov Jakarta mengalokasikan anggaran sebesar Rp 595 miliar.
Kebocoran yang terjadi saat ini menegaskan bahwa proyek penguatan tanggul harus terus dilanjutkan dan dievaluasi secara berkala agar mampu menahan tekanan air laut dalam jangka panjang.