BACAKORAN.CO - Dalam lanskap spiritual dan filosofis yang luas, perbedaan antara Muslim dan kafir adalah tema yang sarat dengan kepentingan dan nuansa.
Ustadzah Halimah Alaydrus, seorang cendekiawan dan pendidik Islam terkenal, menawarkan perspektif mendalam tentang perbedaan ini, yang berakar pada prinsip-prinsip iman, ibadah, dan perilaku.
Perbedaan-perbedaan penting ini, memberikan pemahaman yang komprehensif tentang apa yang membedakan Muslim dari kafir menurut pandangan Ustadzah Halimah Alaydrus.
Inti Keyakinan dan Ibadah
Pada intinya, perbedaan antara Muslim dan kafir terletak pada keyakinan mendasar.
Seorang Muslim adalah seseorang yang tunduk pada kehendak Allah, menerima Islam sebagai agama mereka, dan mengikuti ajaran Nabi Muhammad SAW.
Keyakinan ini diwujudkan dalam Rukun Iman, yang meliputi kepercayaan kepada Allah, para malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, para rasul-Nya, hari kiamat, dan takdir ilahi.
Melansir dari video tiktok @hijrahistiqomahislami, Ibadah merupakan pilar penting lainnya yang membedakan Muslim dari kafir.
BACA JUGA:Muslim Wajib Tahu! Ini Rangkaian Tanda Besar Jelang Kiamat Berdasarkan Penjelasan Ulama
Muslim diwajibkan untuk melaksanakan Rukun Islam, yaitu syahadat (pernyataan iman), shalat (shalat), zakat (amal), puasa (selama Ramadhan), dan haji (ziarah ke Mekah).
Tindakan ibadah ini bukan hanya ritual tetapi juga sarana untuk berhubungan dengan Allah, mencari bimbingan-Nya, dan mensucikan hati.
Ustadzah Halimah Alaydrus menekankan bahwa shalat adalah pembeda utama.
Dalam salah satu kutipannya, beliau menyatakan bahwa perbedaan mendasar antara seorang Muslim dan seorang kafir terletak pada pelaksanaan shalat.