BACA JUGA:iPhone 16 2026 Jadi Primadona Baru, Harga Lebih Masuk Akal Performa Masih Sadis
Bayangin aja, buat yang punya iPhone penyimpanan 64GB atau 128GB dan udah hampir penuh dengan foto, video, dan aplikasi, harus nyari ruang kosong dulu biar bisa install itu aja udah drama tersendiri.
Akhirnya banyak yang memilih tetap di iOS 18 yang udah aman digunakan tanpa perlu bersih-bersih storage dulu.
Adopsi yang Lambat karena iOS Lama Masih Aman dan Didukung
Satu fakta menarik adalah Apple masih memberikan pembaruan keamanan untuk iOS 18, alias pengguna masih bisa merasa perangkatnya aman dari risiko keamanan tanpa perlu update besar.
Ini bikin banyak orang yang nyaman di versi lama jadi makin betah, karena tidak merasa “dipaksa” upgrade.
Kalau sebelumnya update baru sering terasa wajib karena membawa perbaikan penting, kali ini iOS 26 dianggap kurang “wajib”.
BACA JUGA:Duel Sengit! Samsung A55 5G vs iPhone 13, Siapa yang Lebih Unggul dan Worth It?
BACA JUGA:iPhone Akhirnya Nyentuh Kamera 200 MP! Telat dari Android, Apple Siap Tancap Gas di 2028
Makanya banyak yang memilih untuk bertahan dulu sambil melihat bagaimana respons pengguna lain setelah update.
Feedback Negatif dari Komunitas Pengguna
Diluar data resmi, banyak juga feedback dari komunitas pengguna iPhone yang makin memperkuat keputusan pengguna buat ogah update.
Di forum-forum teknologi hingga Reddit, banyak pengguna yang merasa update ini bikin pengalaman iPhone mereka jadi kurang mulus.
Ada yang bilang UI terasa lambat, ada yang ngeluh baterai cepat habis, bahkan ada yang bilang performa jadi menurun di model lebih lama.
Ada pula yang bilang detail kecil seperti langkah tambah panjang buat hal sederhana, atau fitur yang menurut mereka seharusnya lebih baik justru malah bikin frustrasi setelah upgrade.
Banyak dari suara-suara ini masuk ke kategori “aku enggak mau jadi beta tester Apple” dan itu bikin mereka nunggu lebih lama sebelum upgrade.