BACAKORAN.CO - Siapa sangka, dua raksasa teknologi yang selama ini sering dianggap “saingan abadi” justru akhirnya jalan bareng.
Apple dan Google kini berada di satu meja yang sama, membicarakan masa depan kecerdasan buatan di iPhone.
Kabar ini langsung bikin dunia teknologi ramai, karena dampaknya disebut-sebut bakal mengubah iPhone secara total.
Selama bertahun-tahun Apple dikenal sebagai perusahaan yang super tertutup, mereka lebih suka mengembangkan teknologi sendiri, dari hardware sampai software.
Tapi kali ini ceritanya agak berbeda, Apple secara terbuka mengakui butuh bantuan Google untuk urusan AI, khususnya dengan menjadikan Gemini sebagai fondasi model kecerdasan buatan di iPhone.
BACA JUGA:Bocoran Terbaru! iPhone 17e Dikabarkan Rilis Februari dengan Harga Terjangkau dan Spek Kelas Atas
BACA JUGA:Face ID iPhone Sering Gagal Kenali Wajah? Bisa Jadi Masalahnya Ada di Pengaturan Ini
Langkah ini jelas bukan keputusan dadakan, Apple melihat perkembangan AI yang makin gila-gilaan, sementara ekspektasi pengguna terhadap iPhone juga makin tinggi.
Pengguna bukan cuma ingin ponsel cepat dan kamera bagus, tapi juga asisten digital yang benar-benar pintar dan “nyambung” diajak ngobrol.
Kerja sama Apple dan Google ini juga menandai babak baru persaingan teknologi, bukan lagi soal siapa punya ponsel terbaik, tapi siapa yang bisa menghadirkan AI paling berguna dalam kehidupan sehari-hari dan iPhone tampaknya siap masuk ke fase baru itu.
Lalu, apa sebenarnya yang berubah dari iPhone setelah Apple meminta bantuan Google? Jawabannya ada di Siri dan Apple Intelligence.
Apple dan Google Akhirnya Satu Tim untuk AI iPhone
BACA JUGA:Apple Siapkan iPhone Fold! Akhirnya Terjun ke Dunia Ponsel Layar Lipat yang Kian Kompetitif
Apple secara resmi menyebut teknologi Gemini milik Google sebagai fondasi paling mumpuni untuk Foundation Models mereka.