Layar sentuh tengah terintegrasi dengan sistem infotainment yang mendukung konektivitas smartphone melalui Bluetooth, USB, dan kemungkinan besar Apple CarPlay maupun Android Auto.
Hal ini memungkinkan pengemudi dan penumpang mengakses navigasi, musik, atau panggilan telepon secara hands-free.
Kualitas audio yang lebih jernih menambah kenyamanan perjalanan, sementara banyaknya slot penyimpanan kecil seperti tempat botol minum dan wadah ponsel membuat kabin terasa praktis untuk aktivitas sehari-hari.
Performa Mesin: Efisien dan Responsif
BACA JUGA:Toyota Raize GR Sport Non TSS 2025: Desain Sporty dan Mesin Turbo Masih Worth It di 2026?
Toyota Calya G 2026 tetap mengandalkan mesin yang dikenal hemat bahan bakar dan andal untuk penggunaan harian.
Mesin ini dirancang agar efisien di jalanan padat perkotaan maupun perjalanan lintas kota.
Tenaga yang dihasilkan cukup memadai untuk membawa beban penuh, dengan respons pedal gas halus dan transmisi yang lancar.
Meski bukan mobil dengan akselerasi sporty, performanya cukup untuk manuver di lalu lintas dan menyalip dengan aman.
Bobot mobil yang ringan berpadu dengan efisiensi mesin menjadikan konsumsi bahan bakar sangat ekonomis—salah satu alasan mengapa Calya tetap populer di Indonesia.
Pengguna dapat menghemat biaya operasional jangka panjang, terutama bagi mereka yang sering melakukan perjalanan rutin.
Fitur Keselamatan: Dasar Namun Penting
Walaupun berada di segmen harga terjangkau, Toyota tidak mengabaikan aspek keselamatan.
Calya G 2026 dilengkapi dengan dual airbags untuk pengemudi dan penumpang depan, sistem pengereman ABS, serta EBD yang membantu distribusi tenaga rem lebih optimal.
Struktur bodi juga dirancang untuk menyerap benturan, memberikan perlindungan tambahan bagi penumpang.
Memang, fitur keselamatan aktif seperti Vehicle Stability Control (VSC) atau Hill Start Assist (HSA) belum tersedia pada varian ini.
Namun, keberadaan fitur dasar seperti ABS dan airbag sudah cukup memberikan rasa aman bagi pengguna sehari-hari.