BACA JUGA:Tetap Bertahan! Yamaha Jupiter Z1 2025 Motor Bebek Injeksi yang Tetap Tangguh dan Irit untuk Harian
Keunggulan lain Supra GTR 150 adalah rangka tipe twin spar, biasanya ditemukan pada motor sport besar.
Struktur ini memberikan kekakuan dan stabilitas tinggi saat bermanuver.
Suspensi depan menggunakan teleskopik berdiameter 31 mm, sementara belakang memakai monoshock SOA dengan swing arm hitam.
Meski tidak ada pengaturan preload, kenyamanan tetap terjaga di jalan perkotaan maupun bergelombang.
Sistem pengereman sudah menggunakan cakram hidrolik di depan dan belakang.
Rem depan berdiameter 256 mm dengan kaliper Nissin, sedangkan rem belakang 220 mm dengan kaliper 1 piston.
Sayangnya, selang rem masih berbahan karet, bukan braided steel, sehingga feel rem belum maksimal.
Velg dan Ban
Velg racing berpalang 12 memberi kesan sporty.
Ban depan berukuran 90/80-17, sementara belakang 120/70-17.
Ban IRC ini cukup baik dalam memberikan traksi, meski tapak belakang tanpa alur tengah bisa kurang optimal saat hujan.
Pemasangan ban juga perlu diperhatikan agar tanda “dot” sejajar dengan pentil demi keseimbangan roda.
Kepraktisan dan Kekurangan
Meski unggul dalam performa, Supra GTR 150 memiliki beberapa kelemahan.
Tidak ada ruang penyimpanan di bawah jok, sehingga pengguna harus menambah box eksternal.
Rantai cenderung berisik jika tidak dirawat rutin, dan footpeg pengemudi maupun pembonceng bersifat fixed, kurang fleksibel untuk kebutuhan off-road ringan.