Toyota Kijang LGX 2026 Resmi Meluncur! MPV Hybrid Rp320 Jutaan Bikin Geger Pasar

Selasa 20 Jan 2026 - 19:20 WIB
Reporter : Ayu
Editor : Ayu

BACAKORAN.CO - Toyota kembali menghidupkan legenda otomotif tanah air dengan menghadirkan Kijang LGX 2026 pada awal Januari tahun ini.

Kehadiran mobil keluarga ini bukan sekadar nostalgia atau pengulangan masa lalu, melainkan sebuah langkah strategis yang benar-benar baru.

Toyota tidak sekadar merilis stok lama, melainkan meluncurkan unit segar dengan teknologi hybrid yang modern.

Harga yang ditawarkan pun cukup kompetitif, berada di kisaran Rp320 juta hingga Rp380 jutaan, sehingga mampu menjangkau konsumen menengah yang membutuhkan kendaraan keluarga dengan efisiensi tinggi.  

BACA JUGA:Toyota Kijang LGX 2026 Resmi Diluncurkan! Desain Baru, Fitur Canggih & Performa Lebih Unggul

BACA JUGA:Komparasi Sengit Hilux GR Sport vs D-Max Blade: Duel 4x4 Paling Tangguh di Medan Off-Road

Langkah ini menempatkan Kijang LGX terbaru tepat di bawah segmen Innova Zenix.

Dengan strategi tersebut, Toyota berusaha memperluas pasar dan memberikan alternatif bagi konsumen yang merindukan ketangguhan Kijang lama, namun dengan konsumsi bahan bakar yang jauh lebih hemat.

Kehadiran LGX 2026 menjadi jawaban konkret atas kebutuhan masyarakat yang semakin sadar energi dan menginginkan kendaraan ramah lingkungan tanpa harus mengorbankan kenyamanan serta daya angkut khas Kijang.  

Keunggulan Mesin Hybrid untuk Mobilitas Harian

BACA JUGA:Duel Raja Pick Up Suzuki Carry vs Daihatsu Gran Max Paling Dicari Pengusaha: Angkut, Ngebut Sampai Irit BBM

BACA JUGA:Suzuki Carry Minivan 2026, Mobil Ekonomis yang Menyatukan Fungsi Keluarga dan Bisnis dalam Satu Paket

Teknologi hybrid menjadi nilai jual utama dari Kijang LGX 2026. Mesin ini dirancang untuk memberikan efisiensi bahan bakar yang jauh lebih baik dibandingkan generasi Kijang kapsul terdahulu yang terkenal boros.

Dengan bantuan motor listrik, konsumsi bensin menjadi lebih ekonomis, sehingga sangat cocok digunakan oleh kepala keluarga yang setiap hari harus menembus kemacetan kota besar atau melintasi jalur antar daerah yang padat.

Penggunaan harian kini tidak lagi membebani dompet, karena biaya operasional dapat ditekan secara signifikan.  

Kategori :