"Benar, telah ditemukan seorang perempuan meninggal dunia atas nama Lula Lahfah di Kamar Ruang 25 BN, Lantai 25 Apartemen Essence," ujarnya.
Saksi bersama pengelola apartemen mendobrak pintu dan menemukan Lula dalam kondisi memprihatinkan.
"Kondisi almarhumah tidak adanya nafasnya, dalam kondisi terlentang dengan mulut terbuka warna biru. Saksi sempat memeriksa denyut nadi dan detak jantung korban, namun sudah tidak ditemukan tanda-tanda kehidupan," jelas Putu Yuni.
Temuan Medis di TKP
Kapolsek Metro Kebayoran Baru, AKBP Endy Mahandika, menambahkan bahwa hasil pemeriksaan awal tidak menunjukkan tanda kekerasan.
"Catatan dari pemeriksaan awal, tidak ada tanda-tanda penganiayaan. Ditemukan obat-obatan serta surat rawat jalan dari RSPI di lokasi," ungkapnya.
Sebelum ditemukan meninggal, Lula memang sempat berobat didampingi asisten pribadinya.
Bahkan, sekitar pukul 19.23 WIB pada hari kejadian, dokter pribadi korban sempat hadir untuk melakukan pemeriksaan awal sebelum jenazah dievakuasi.
Proses Pemakaman
Jenazah Lula Lahfah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Fatmawati untuk visum. Setelah disemayamkan di rumah duka RSPAD Gatot Subroto, almarhumah dimakamkan di TPU Rawa Terate, Cakung, Jakarta Timur, pada Sabtu (24/1/2026).