Menurut informasi sementara, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik yang berasal dari sebuah gudang dekor yang berada tepat di belakang deretan ruko tekstil.
BACA JUGA:Kebakaran Awal Tahun 2026! 10 Vila di Pecatu Bali Ludes Terbakar Diduga Dipicu Kembang Api
BACA JUGA:Malam Duka di Manado! Kebakaran Hebat Panti Werdha Paal Dua, 16 Orang Meninggal Dunia
Percikan api dari korsleting tersebut dengan cepat menyambar tumpukan bahan tekstil dan memicu kebakaran besar.
Hingga kini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.
Proses pemadaman berlangsung cukup lama.
Petugas Damkar harus mengerahkan beberapa unit mobil pemadam untuk menjinakkan api dan mencegahnya meluas ke area pemukiman di sekitar lokasi.
BACA JUGA:Dianggap Lalaikan SOP, Owner Terra Drone Indonesia Resmi Jadi Tersangka dalam Kebakaran Maut!
Akses jalan sempat ditutup sementara guna memudahkan proses pemadaman dan menghindari kerumunan warga yang terus berdatangan.
Beruntung, tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini.
Namun, kerugian materi diperkirakan mencapai ratusan juta hingga miliaran rupiah, mengingat sebagian besar ruko berisi stok kain dalam jumlah besar.
Para pedagang hanya bisa pasrah melihat tempat usaha mereka dilalap si jago merah.
BACA JUGA:Kebakaran Hebat Terra Drone Tewaskan 22 Korban, Owner Terancam Penjara Seumur Hidup!
BACA JUGA:22 Korban Tewas dalam Kebakaran Gedung Terra Drone Kemayoran, Proses Identifikasi Masih Berjalan
Peristiwa kebakaran di kawasan Cipadu ini menjadi pengingat pentingnya sistem keamanan listrik yang baik, terutama di area perdagangan yang menyimpan banyak bahan mudah terbakar.