Karakter torsi bawah ini sangat membantu saat membawa muatan dan menghadapi kondisi stop-and-go di dalam kota maupun jalan menanjak.
Transmisi manualnya juga memiliki perpindahan gigi yang halus dengan kopling ringan, memudahkan pengemudi dalam aktivitas harian.
Di kecepatan tinggi, New Carry memang bukan jagonya.
Nafas mesin terasa lebih pendek di jalan tol, sehingga mobil ini lebih cocok untuk rute perkotaan, pedesaan, dan jalur distribusi lokal.
Handling, Rem, dan Radius Putar
Radius putar Suzuki New Carry yang hanya sekitar 4,3 meter menjadi salah satu keunggulan utama.
BACA JUGA:Honda Beat 2026 Warna Hitam Tampil Gahar: Bagasi Besar dan Ada Lampu LED Cocok Untuk Harian
Mobil ini sangat mudah bermanuver di gang sempit, pasar tradisional, hingga area bongkar muat padat.
Suspensi belakang per daun memang terasa keras saat tanpa muatan, namun justru memberikan kestabilan saat membawa beban.
Sistem pengereman masih sederhana tanpa ABS, namun pedal rem terasa empuk dan mudah dikontrol selama pengemudi tetap waspada.
Dengan sejarah panjang sejak era ST10, ST20, Carry Futura, hingga New Carry generasi terbaru, Suzuki Carry telah membuktikan dirinya sebagai mobil niaga legendaris di Indonesia.
BACA JUGA:Bukan Xpander! Suzuki Ertiga Cruise 2026 Jadi MPV Keluarga: 7-Seater Irit, Kabin Luas
Kehadiran AC, power steering, mesin tangguh, serta bak yang luas menjadikannya tetap relevan di tengah persaingan.
Bagi pelaku usaha yang membutuhkan kendaraan kerja handal, efisien, dan mudah dirawat, Suzuki New Carry Flat Deck masih menjadi pilihan rasional dan ekonomis.