Cinta vs Syahwat Menurut Buya Yahya! Mengapa Salah Cinta Lebih Sakit Dari pada Salah Makan?

Sabtu 07 Feb 2026 - 06:00 WIB
Reporter : Puput
Editor : Puput

BACAKORAN.CO - Baru-baru ini menjadi sorotan banyak orang.

Di dalamnya, terdapat ungkapan bijak dari Buya Yahya yang langsung menyentuh hati: “Ketika orang salah makan, akan sakit perut tapi ketika salah mencintai, akan sakit seumur hidup”.

Pesan ini tidak hanya mudah diingat, tetapi juga membawa makna mendalam tentang pentingnya membedakan antara cinta yang sejati dan dorongan syahwat yang bisa membawa konsekuensi panjang. 

Di tengah kemajuan teknologi dan perubahan pola pikir masyarakat, terutama generasi muda, kesalahpahaman tentang cinta dan syahwat kerap terjadi.

BACA JUGA:Jangan Jatuh Cinta dengan Suami Orang ala Ustadzah Halimah Alaydrus, Ini Alasannya!

BACA JUGA:Doa Setelah Sholat ala Ustadzah Halimah Alaydrus yang Buat Sayyidina Mu'adz Dicintai Rasulullah

Banyak orang yang menyamakan dorongan biologis dengan perasaan tulus, yang pada akhirnya bisa membuat mereka terjebak dalam situasi yang menyakitkan.

“Ketika seseorang benar tulus mencintaimu, maka tak akan dibiarkan seseorang terjerumus dalam lembah dosa meski sekecil apapun itu.”

Kalimat ini menjadi pijakan penting untuk memahami esensi dari cinta yang sebenarnya.

Apa Itu Cinta dan Syahwat Menurut Buya Yahya?

BACA JUGA:Hikmah di Balik Ujian Hati Manusia Menurut Ustadzah Halimah Alaydrus: Jaga Hati dari Cinta Dunia!

BACA JUGA:Patah Hati Setelah Jatuh Cinta Bukan Cobaan Sembarangan! Ini Pesan Allah ala Ustadzah Halimah Alaydrus

Melansir dari video tiktok @nasyila_kids, Menurut Buya Yahya, seorang ulama dan pembicara Islam ternama Indonesia, cinta sejati adalah perasaan yang tulus, penuh rasa tanggung jawab, dan tidak mengarah pada kesalahan.

Seperti yang tercantum dalam caption video tersebut: “Ketika seseorang benar tulus mencintaimu, maka tak akan dibiarkan seseorang terjerumus dalam lembah dosa meski sekecil apapun itu.” 

Sementara itu, syahwat adalah dorongan biologis yang jika tidak dikendalikan, bisa membuat seseorang mengambil jalan yang salah.

Perbedaan utama keduanya terletak pada tujuan dan dampaknya cinta membawa kebaikan dan perlindungan, sedangkan syahwat yang tidak terkendali bisa menyebabkan luka batin yang berkepanjangan, sama seperti efek buruk makanan yang salah dikonsumsi, namun dengan konsekuensi yang lebih panjang.

Kategori :