Macan Tutul Masuk Permukiman Warga di Pacet Bandung, Dua Orang Terluka

Kamis 05 Feb 2026 - 13:44 WIB
Reporter : Yudha IP
Editor : Yudha IP

“Kami menerima laporan dari warga mengenai adanya macan tutul yang masuk ke wilayah perkampungan. Berdasarkan pantauan awal, ukuran satwa tersebut cukup besar, sekitar sebesar kambing dewasa,” ujar Apen saat dikonfirmasi oleh Kompas.com.

BACA JUGA:OTT KPK di Pajak dan Bea Cukai, Menkeu Purbaya Tegaskan Proses Hukum Berjalan Tanpa Intervensi

BACA JUGA:KPK Sambut Red Notice Riza Chalid dari Interpol, Kejagung Punya Opsi Deportasi atau Ekstradisi Sang DPO!

Dalam insiden tersebut, dua warga mengalami luka akibat interaksi langsung dengan satwa liar itu.

Pemerintah desa bersama aparat setempat bergerak cepat mengevakuasi korban ke fasilitas kesehatan terdekat agar mendapatkan penanganan medis secepatnya.

“Kedua korban langsung kami evakuasi ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan medis. Saat ini kondisinya sudah stabil,” ujarnya.

Sebagai langkah pencegahan, pemerintah desa mengeluarkan imbauan agar warga membatasi aktivitas di luar rumah dan tidak mendekati lokasi terakhir kemunculan macan tutul.

BACA JUGA:Pramono Tindaklanjuti Arahan Prabowo, Rumah dan Rusun Baru di Jakarta Dilarang Gunakan Atap Seng

BACA JUGA:Ardi Bakrie Santai Main Tenis Bareng Aburizal Bakrie di Tengah Isu Cerai dengan Nia Ramadhani

Kebijakan ini diambil demi menjaga keselamatan masyarakat sekaligus mempermudah proses pengamanan yang dilakukan petugas di lapangan.

“Kami mengimbau warga untuk tetap tenang namun waspada. Sebisa mungkin beraktivitas di dalam rumah dan tidak mendekati lokasi titik terakhir macan terlihat agar tidak memicu sifat agresif satwa tersebut,” sambungnya.

Penanganan lebih lanjut dilakukan melalui koordinasi dengan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat.

Petugas gabungan diterjunkan ke lapangan untuk melakukan penyisiran dan memastikan satwa liar tersebut dapat diamankan sesuai prosedur konservasi.

BACA JUGA:Keracunan MBG di SMPN 31 Palembang, DPRD Bongkar Roti Kedaluwarsa Ditutupi Label Baru: Masalah Nyawa Ini!

BACA JUGA:Komisi III DPR Soroti Penyalahgunaan Whip Pink yang Kian Marak di Kalangan Anak Muda, BNN Diminta Bertindak

Upaya ini dilakukan dengan mempertimbangkan keselamatan warga serta kelestarian satwa yang dilindungi undang-undang.

Kategori :