BACAKORAN.CO – Suasana persiapan operasional dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Krajan, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, mendadak berubah mencekam pada Kamis (5/2/2026) pagi.
Sebuah ledakan keras terdengar dari area dapur yang tengah digunakan untuk uji coba program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kapolsek Pekuncen, AKP Slamet Husein, yang memimpin olah tempat kejadian perkara (TKP), menjelaskan bahwa pihak kepolisian segera mendatangi lokasi setelah menerima laporan adanya suara ledakan.
Berdasarkan pemeriksaan awal, sumber ledakan diduga berasal dari oven atau mesin pengering ompreng yang digunakan dalam kegiatan persiapan dapur.
“Ledakan itu tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, sekitar 22 orang dilaporkan mengalami luka ringan akibat pecahan kaca maupun benturan benda di sekitar lokasi,” ujar Slamet.
Kronologi Kejadian
BACA JUGA:SPPG Kudus Klarifikasi Hoaks Meninggalnya Siswi SMAN 2, Bukan Karena Program MBG, Ini Faktanya!
BACA JUGA:BGN Tegaskan: Semua Pegawai SPPG ASN Berhak Dapat THR 2026
Kepala SPPG Desa Krajan, Elvin Subekti, menuturkan bahwa dapur MBG sebenarnya belum resmi beroperasi.
Kegiatan yang berlangsung saat insiden terjadi hanyalah uji coba dan persiapan operasional.
Para relawan dari berbagai divisi, mulai dari memasak, pencucian ompreng, kebersihan, keamanan, hingga asisten lapangan, ikut terlibat dalam kegiatan tersebut.
Menurut Elvin, aktivitas dimulai sejak pukul 09.00 WIB. Sekitar pukul 10.40 WIB, ketika proses pengeringan ompreng menggunakan oven berlangsung, tiba-tiba terjadi ledakan.
“Mulai pengeringan itu dari jam 09.30 WIB sudah menggunakan alat. Kejadiannya sekitar jam 10.40 WIB, tiba-tiba oven pengering ompreng meledak,” kata Elvin.
Ledakan itu menyebabkan sejumlah relawan mengalami luka.
Beberapa di antaranya terkena serpihan kaca, sementara yang lain tertimpa material atap bangunan.
“Ada beberapa korban juga terkena pecahan kaca sama ketimpa eternit,” jelasnya.