Nokia X200 5G Ngamuk! Kamera 108MP, AMOLED 120Hz, Baterai 5500mAh, Harga Cuma Setengah dari iPhone 17

Minggu 08 Feb 2026 - 11:30 WIB
Reporter : Yudha IP
Editor : Yudha IP

BACA JUGA:Bocoran Spesifikasi Nokia Lumia Max 2026: Mid-Range Nostalgia dengan Fast Charging 45W dan Android Update 3 Ge

Peluncuran Nokia X200 5G terjadi di tengah persaingan yang makin ketat.

Banyak merek pembuat smartphone global dan regional telah menunjukkan tren spesifikasi tinggi di segmen menengah.

Seperti kamera kuat, refresh rate tinggi, dan baterai besar fitur yang dulu cenderung hanya ada pada ponsel kelas atas.

Menurut sejumlah pengamat teknologi, strategi Nokia kali ini bukan sekadar soal angka teknis.

“Ini statement bahwa Nokia ingin kembali dilihat sebagai pilihan yang seimbang antara performa, kamera, dan daya tahan baterai bukan hanya warisan merek,” ujar seorang analis gadget yang memantau perkembangan pasar smartphone Indonesia.

Respons pasar awal menunjukkan antusiasme dari pengguna yang mencari alternatif selain dominasi merek besar China.

Banyak konsumen menyebut pilihan spesifikasi X200 5G terasa sesuai untuk lifestyle digital masa kini, terutama bagi mereka yang banyak menggunakan kamera dan layanan video streaming.

BACA JUGA:Nokia X200 5G Diam-Diam Ngeri, Pakai Snapdragon Kencang, Layar 120Hz, Harga Rp4 Jutaan

BACA JUGA:iPhone 17 Kena Tantang! Nokia McLean Ultra 5G Datang Lebih Besar, Lebih Kuat, dan Lebih Nakal

Namun, beberapa pengguna juga mencatat bahwa harga di segmen ini semakin kompetitif.

Sehingga Nokia perlu konsisten menawarkan pengalaman yang benar-benar berbeda jika ingin mempertahankan keunggulan dalam jangka panjang.

Respons netizen di berbagai forum teknologi dan media sosial cenderung beragam.

Komentar positif menyoroti nilai kamera 108MP dan layar AMOLED sebagai fitur yang biasanya ditemukan di kelas harga yang lebih tinggi.

Banyak yang berharap Nokia akan memberikan pembaruan perangkat lunak yang baik serta layanan purna jual yang kuat, faktor yang sering menjadi pertimbangan utama sebelum membeli ponsel baru.

Di sisi lain, ada juga yang mempertanyakan apakah Nokia mampu bersaing secara konsisten tanpa dukungan ekosistem aplikasi dan layanan seperti yang ditawarkan oleh beberapa pesaing besar.

Kategori :