Karakter bantalan terasa seimbang: tidak terlalu empuk, namun juga tidak keras.
Sensasi ini sangat ideal untuk tempo run, di mana pelari membutuhkan respons cepat tanpa kehilangan kontrol.
Saat digunakan untuk lari jarak menengah seperti 5K hingga 10K, midsole Ener Strike Hyper mampu menjaga ritme lari tetap konsisten.
Bantalan tetap nyaman saat mendarat, sementara dorongan energi membantu transisi langkah menjadi lebih efisien.
Bahkan saat digunakan untuk lari santai atau recovery ringan, sepatu ini tetap terasa nyaman dan tidak melelahkan kaki.
BACA JUGA:ASICS Women Gel Pulse 16, Sepatu Lari Nyaman untuk Pelari Wanita yang Ingin Konsisten Berlatih
Outsole HDTR
Di bagian bawah, Mills Ener Strike Hyper mengandalkan outsole HDTR (High Density Traction Rubber).
Material ini terkenal memiliki daya cengkeram yang kuat sekaligus tahan abrasi.
Saat digunakan di aspal, beton, maupun lintasan treadmill, sepatu terasa stabil dan minim risiko slip.
Keunggulan lain dari outsole HDTR adalah sifatnya yang non-marking, sehingga tidak meninggalkan bekas di lintasan indoor.
Daya tahan outsole juga membuat sepatu ini cocok digunakan sebagai daily trainer, bahkan untuk pelari dengan frekuensi latihan tinggi.
BACA JUGA:Puma Deviate Nitro 3 Women: Sepatu Lari Premium untuk Kecepatan dan Efisiensi Maksimal
Cocok untuk Berbagai Gaya Latihan
Mills Ener Strike Hyper dirancang sebagai sepatu lari serba fokus performa.
Sepatu ini sangat cocok untuk:
- Tempo run dan interval training
- Lari jarak menengah 5K hingga 10K