Mudik Gratis 2026: Ratusan Bus Kemenhub Siap Antar Pemudik ke Jawa dan Sumatera

Senin 09 Feb 2026 - 12:38 WIB
Reporter : Ayu
Editor : Ayu

Direktur Prasarana Transportasi Jalan, Toni Tauladan, menekankan pentingnya naik dan turun bus di terminal resmi.

BACA JUGA:Tawuran Remaja di Medan Belawan Memakan Korban, Pedagang Ikan Teri Tewas Akibat Ledakan Mercon SOS

BACA JUGA:Terungkap Alasan Virgoun Pecat Supir yang Beberkan CCTV Inara Rusli, Ternyata Ini!

Hal ini karena bus yang beroperasi melalui terminal telah melewati proses rampcheck.

Ia menjelaskan bahwa Kemenhub kini telah menerapkan sistem digital Terminal on System (TOS) di 115 terminal tipe A yang melayani angkutan antarkota antarprovinsi (AKAP).

Melalui sistem ini, status uji berkala kendaraan dan perizinan trayek dapat dipantau secara online.

Jika indikator di sistem TOS menunjukkan hijau, kendaraan langsung mendapat persetujuan jalan dari kepala terminal.

BACA JUGA:Mayat Tanpa Kepala Ditemukan di Danau Tempe Wajo, Polisi Selidiki Identitas Korban

BACA JUGA:BGN Tegaskan Mitra Dapur MBG Tak Boleh Lepas Tangan, Intervensi Bisa Berujung Suspend

Namun jika belum memenuhi ketentuan, pemeriksaan manual akan dilakukan oleh petugas.  

Toni mengimbau masyarakat untuk memilih angkutan yang berkeselamatan dengan naik dan turun bus di terminal resmi.

Dengan begitu, perjalanan mudik diharapkan berlangsung aman dan selamat hingga tujuan.  

Selain itu, Ditjen Hubdat juga mengingatkan masyarakat agar selalu tertib berlalu lintas, mematuhi rambu, serta mengikuti pengaturan lalu lintas selama masa mudik.

BACA JUGA:Kasus Suap PN Depok Guncang Peradilan, Ketua MA: Tak Ada Belas Kasihan!

BACA JUGA:Presiden Prabowo Hadiri Mujahadah Kubro Satu Abad NU, Tegaskan Peran NU sebagai Pilar Bangsa

Pemudik juga disarankan memperhatikan informasi cuaca dan potensi wilayah rawan bencana dari BMKG, terutama bagi yang melakukan penyeberangan.

Kategori :