Dalam situasi berpapasan tersebut, salah satu pelaku diduga melakukan tindakan berbahaya dengan menyiramkan cairan ke arah para pelajar dari kendaraan yang berlawanan.
“Intinya bertiga orang ini bonceng motor, terus kemudian berpapasan sama tiga orang lain, remaja juga. Terus disiram,” kata Roby.
Akibat peristiwa tersebut, salah satu korban mengalami cedera, terutama pada bagian mata.
Korban kemudian segera mendapatkan penanganan medis di rumah sakit untuk mencegah dampak yang lebih serius.
BACA JUGA:Bupati Lahat Restui Warga Larang Mobil PT Lonsum Melintas, Ingatkan Kades dan Camat Tak 'Main Mata'
BACA JUGA:Balita Tewas Tenggelam di Galian Septic Tank Proyek Bangunan Untuk Koperasi Merah Putih
Setelah menjalani perawatan, kondisi korban dilaporkan membaik dan telah diperbolehkan pulang ke rumah.
“Sekarang posisinya sudah di rumah. Kemarin sempat dirawat di rumah sakit sebentar, tapi habis itu sudah pulang,” ujar Roby.
Pihak kepolisian hingga kini masih melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap para pelaku.
Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mengungkap peran masing-masing pelaku serta memastikan rangkaian kejadian secara menyeluruh.
Selain itu, penyidik juga masih mendalami motif di balik aksi penyiraman air keras tersebut, mengingat belum ditemukan adanya konflik yang jelas antara pelaku dan korban sebelum kejadian.
BACA JUGA:Balita Tewas Tenggelam di Galian Septic Tank Proyek Bangunan Untuk Koperasi Merah Putih
BACA JUGA:Satu Ditangkap, Begal Kembali Beraksi Lagi di Empat Lawang, Pelaku Bacok Kurir Paket
Orang tua korban telah melaporkan insiden ini secara resmi kepada pihak kepolisian.
Namun demikian, pemeriksaan terhadap korban sempat tertunda karena kondisi kesehatan korban pascakejadian.
Meski begitu, polisi memastikan proses penyelidikan tetap berjalan sesuai dengan prosedur yang berlaku.