JAKARTA, BACAKORAN.CO – Polemik antara kreator konten kuliner William Codeblu dan produsen kue Clairmont resmi bergulir ke ranah hukum.
PT Prima Hidup Lestari, pemilik merek Clairmont, melaporkan Codeblu ke Bareskrim Polri atas dugaan penyebaran informasi bohong dan tindak pidana siber yang berdampak serius terhadap kelangsungan usaha perusahaan.
Laporan tersebut didaftarkan di Mabes Polri dan telah teregistrasi secara resmi dengan nomor LP/B/51/II/2026/SPKT/BARESKRIM POLRI tertanggal 2 Februari 2026.
Kuasa hukum Clairmont, Regan Jayawisastra, menyampaikan bahwa kliennya menempuh jalur hukum setelah menilai konten review yang diunggah Codeblu telah melampaui batas kritik dan berujung pada kerugian besar, baik secara reputasi maupun finansial.
“Kami laporkan yang bersangkutan inisial CB, nama aslinya WA, itu kami laporkan di Mabes Polri dengan Pasal 29 dan dan Pasal 35,” kata Pengacara Clairmont, Regan Jayawisastra, Sabtu, 14 Februari 2026.
BACA JUGA:Codeblu Vs Clairmont: Damai Gagal, Tuntutan Ganti Rugi Rp5 Miliar Jadi Batu Sandungan
Regan menjelaskan, laporan tersebut berangkat dari tudingan serius yang disampaikan dalam konten review Codeblu.
Dalam video yang beredar luas di media sosial, Clairmont dituding melakukan praktik tidak layak dalam produksi dan distribusi kue, termasuk menyangkut isu kebersihan dan keamanan produk.
“Klien kami dituduhkan menyerahkan kue-kue yang sudah berjamur dan busuk kepada panti asuhan. Dan yang kedua, menggunakan topper itu yang bekas kena tangan kemudian disimpan di atas cake terus dijual, padahal itu sebenarnya hanya untuk display,” kata Regan.
Menurut pihak Clairmont, tuduhan tersebut tidak pernah terjadi dan dinilai sebagai informasi yang menyesatkan publik.
Manajemen menegaskan bahwa seluruh produk diproduksi melalui proses yang diawasi ketat serta mematuhi standar keamanan pangan.
BACA JUGA:Ci Mehong Sindir Pedas Codeblu, Terkait Kasus Dugaan Pemerasan Toko Kue: Bentar Lagi Baju Oren
Namun, narasi negatif yang terlanjur viral disebut langsung memengaruhi kepercayaan konsumen.