BACAKORAN.CO - Arashi Hyperlite TAF 304, sebuah produk rumah tangga dengan kapasitas 3 liter, sejatinya dirancang untuk memenuhi kebutuhan keluarga kecil maupun penggunaan sehari-hari.
Namun, di balik informasi ringan mengenai produk tersebut, publik dikejutkan oleh sebuah peristiwa memilukan yang terjadi di wilayah Tambun Selatan, Bekasi, Jawa Barat.
Dua sejoli berinisial MS (23) dan RR (29) harus berurusan dengan pihak kepolisian setelah melakukan tindakan yang tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga mengguncang hati nurani masyarakat.
MS dilaporkan baru saja melahirkan seorang bayi laki-laki hasil hubungan di luar nikah dengan pasangannya, RR.
BACA JUGA:Disebut Punya 32 Mobil, Immanuel Ebenezer Sentil KPK: Mereka Suka Bohong!
BACA JUGA:Ramadan Tanpa Sweeping! Pramono Anung Tegas Larang Ormas Razia Rumah Makan dan SOTR
Alih-alih merawat dan menerima kehadiran sang buah hati, keduanya justru memilih jalan yang keliru.
Dengan niat menutupi aib dan rasa malu karena kehamilan di luar pernikahan, MS dan RR tega membuang bayi tak berdosa itu di sebuah lahan kosong di Desa Tridayaksakti.
Peristiwa ini terjadi pada Jumat, 13 Februari 2026, sekitar pukul 08.30 WIB, ketika warga Perum Taman Puti Cendana mendengar tangisan bayi dari arah lahan kosong.
Rasa penasaran bercampur panik membuat warga segera mendatangi lokasi, dan benar saja, mereka menemukan seorang bayi mungil yang baru berusia beberapa jam ditinggalkan begitu saja.
Kapolsek Tambun Selatan, Kompol Wuryanti, menjelaskan bahwa bayi tersebut segera dibawa warga ke klinik Azahra untuk mendapatkan pertolongan pertama.
Setelah itu, demi memastikan keselamatan dan kesehatan sang bayi, ia dirujuk ke RSUD Bekasi.
Beruntung, bayi tersebut masih dalam kondisi hidup meski sempat mengalami keterlantaran.