BACAKORAN.CO - Suasana hiburan malam yang seharusnya menjadi ajang kebersamaan warga berubah menjadi tragedi berdarah di Desa Pulau Beruang, Kecamatan Tulung Selapan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan.
Pesta orgen tunggal yang digelar pada Selasa dini hari, 17 Februari 2026, mendadak ricuh dan berujung pada aksi kekerasan yang menewaskan satu orang dan membuat satu lainnya dalam kondisi kritis.
Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 02.00 WIB, ketika suasana acara masih berlangsung.
Keributan yang awalnya diduga hanya pertengkaran biasa berkembang menjadi bentrokan serius yang melibatkan senjata api dan senjata tajam.
BACA JUGA:Kemenag Umumkan Hasil Sidang Isbat: 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026
Peristiwa ini sontak membuat warga sekitar panik dan berhamburan menyelamatkan diri.
Korban tewas diketahui bernama Rando (32), warga Desa Kayuare.
Ia diduga berada di lokasi acara orgen tunggal saat keributan pecah.
Dalam insiden tersebut, korban mengalami luka tembak di bagian punggung yang menyebabkan kondisinya kritis hingga akhirnya meninggal dunia.
Warga yang berada di lokasi sempat berupaya memberikan pertolongan, namun luka yang dialami korban cukup parah.
Jenazah korban kemudian dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan, sementara pihak keluarga masih berduka atas kejadian tragis tersebut.
Kematian korban menambah daftar panjang kasus kekerasan yang terjadi di tengah acara hiburan masyarakat, yang seharusnya menjadi momen kebersamaan dan kegembiraan.
Selain korban tewas, seorang pria bernama Agung (25), warga Desa Jerambah Rengas, Kecamatan Tulung Selapan, juga mengalami luka serius akibat tusukan senjata tajam.
BACA JUGA:Sidang Isbat Ramadan 2026: Keputusan Resmi Awal Puasa 1 Ramadan 1447 H