Warga Rusak Bangunan Dapur MBG di Paok Lombok, Diduga Gegara Berdiri di Tanah Wakaf

Kamis 19 Feb 2026 - 08:00 WIB
Reporter : Rida Satriani
Editor : Rida Satriani

BACA JUGA:Puluhan Siswa SMKN 4 Pati Diduga Keracunan MBG, Pemkab Auto Kirim Sampel Lauk-Sayur ke Laboratorium

Menurut Rasidi, pemerintah desa telah memfasilitasi musyawarah antara masyarakat dan pengurus yayasan pondok pesantren. 

Dalam rapat koordinasi yang digelar Minggu sebelumnya, disepakati pembangunan tetap berjalan. 

Yayasan juga menyampaikan bahwa dapur MBG diharapkan dapat membantu pendapatan pondok pesantren sekaligus mendukung program gizi masyarakat.

Upaya Penyelesaian

Meski telah ada kesepakatan, perbedaan pandangan di masyarakat masih berlanjut hingga berujung pada perusakan. 

Rasidi berharap persoalan ini dapat diselesaikan secara kekeluargaan. 

BACA JUGA:BGN Tegaskan Mitra Dapur MBG Tak Boleh Lepas Tangan, Intervensi Bisa Berujung Suspend

BACA JUGA:Program MBG Tetap Berjalan Selama Ramadan, BGN Siapkan 4 Mekanisme Penyalurannya

“Kalau ada keberatan, mari duduk bersama untuk mencari solusi,” tegasnya.

Aparat keamanan kini masih melakukan pendalaman untuk memastikan kronologi dan penyebab insiden. 

Polsek Suralaga juga menjaga situasi agar tetap kondusif, mengingat potensi konflik sosial yang bisa meluas jika tidak segera ditangani.

Dampak Sosial dan Harapan

Program MBG sejatinya dirancang untuk mendukung pemenuhan gizi masyarakat, terutama anak-anak sekolah dan santri di lingkungan pondok pesantren. 

Namun, polemik lahan wakaf membuat tujuan mulia tersebut terhambat. 

Warga berharap pemerintah dan yayasan dapat menemukan jalan tengah agar pembangunan dapur tidak menimbulkan perpecahan.

Kategori :