Begini Cara Tim Indonesia Aklimatisasi Hadapi All England 2026, Minimal Ambil 1 Gelar Juara

Senin 23 Feb 2026 - 14:12 WIB
Reporter : Kumaidi
Editor : Kumaidi

BACAKORAN.CO - Tim Indonesia telah menyusun rencana untuk hadapi All England 2026 yang berlangsung pada 3–8 Maret 2026 di Utilita Arena Birmingham, Inggris. Salah satunya adalah melakukan aklimatisasi atau adaptasi cuaca.

Adaptasi cuaca diperlukan karena Inggris memiliki cuaca yang berbeda dengan Indonesia. Saat ini saja di suhu sana berada di 8 derajat selsius. Bandingkan dengan suhu Jakarta yang berada di 28 derajat selsius.

Adaptasi cuaca menjadi penting agar Tim Indonesia tampil maksimal di All England 2026 nanti. 

“Aklimatisasi menjadi faktor krusial. Tim akan menjalani program aklimatisasi pada 24–28 Februari 2026 di Milton Keynes, yang berjarak sekitar 120 kilometer di sebelah selatan Birmingham. Selanjutnya, pada 1 Maret, tim akan berpindah ke kota Birmingham agar para atlet memiliki waktu adaptasi yang optimal dengan venue pertandingan,” ujar Eng Hian, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI.

BACA JUGA:Wow! 654 Pebulutangkis dari 8 Negara Berebut Total Hadiah Rp 1,4 Miliar di GOR Djarum Kudus

Ia menambahkan bahwa pemilihan lokasi aklimatisasi dilakukan dengan mempertimbangkan fasilitas latihan, kenyamanan atlet, serta efektivitas adaptasi menuju turnamen dengan tingkat persaingan tertinggi. 

“Kami ingin pemain benar-benar siap saat memasuki arena, baik secara fisik, teknis, maupun mental,” tegasnya.

Turnamen ini penting bagi Indonesia karena merupakan kejuaraan dengan level tertinggi dalam kalender BWF World Tour Super 1000. Ajang ini juga sekaligus menjadi salah satu ajang paling prestisius dan bersejarah dalam dunia bulu tangkis.


Kabidbinpres PP PBSI Eng Hian siapkan program aklimatisasi untuk atlet di All England 2026-PBSI-

Sebagai turnamen dengan level tertinggi All England bukan sekadar ajang perebutan gelar, tetapi menjadi tolok ukur kualitas, konsistensi, dan mental juara seorang atlet.

Persaingan di level ini menuntut kesiapan maksimal dari seluruh aspek fisik, teknik, taktik, hingga mental karena setiap pertandingan akan mempertemukan pemain-pemain terbaik dunia. 

Tim Indonesia dijadwalkan akan diperkuat 24 atlet di ajang ini. Dari total 24 atlet yang diturunkan, sejumlah atlet akan menjalani debut di kejuaraan All England Super 1000 ini.

BACA JUGA:PBSI Bertekad Tambah Medali di Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2025

Mereka di antaranya Alwi Farhan, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, Rahmat Hidayat, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, Meilysa Trias Puspitasari, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Pasaribu, serta Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah. 

Kehadiran para debutan ini diharapkan dapat memperkaya pengalaman bertanding sekaligus memperkuat fondasi prestasi jangka panjang bulutangkis Indonesia.

Kategori :