Hal ini menambah tantangan bagi pihak berwajib dalam menyusun kronologi lengkap kecelakaan beruntun tersebut.
Penyelidikan Polisi dan Arahan Satlantas
Unit Laka Satlantas Polrestabes Surabaya langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk menyelidiki penyebab pasti kecelakaan ini.
Petugas juga mengumpulkan bukti dan memeriksa saksi di lokasi.
BACA JUGA:Kecelakaan Pesawat ATR 42-500: Korban Kedua Ditemukan, 1.200 Personel SAR Dikerahkan di Pangkep!
BACA JUGA:Misteri Kecelakaan ATR 24 500: Satu Korban Ditemukan, 9 Masih Hilang di Perbukitan Pangkep!
Kepolisian belum memutuskan penyebab pasti, namun Kepala Sub Unit Gakkum Ipda Ngadianto mengatakan bahwa pihaknya akan mengkaji semua faktor termasuk jarak antar kendaraan, kecepatan, serta kemungkinan human error.
Dalam rilisnya, pihak kepolisian juga mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu menjaga jarak aman antar kendaraan, patuh terhadap rambu lalu lintas, serta fokus saat berkendara, terutama di jam-jam padat seperti sore hari.
Dampak Lalu Lintas dan Keselamatan Berkendara
Insiden ini sempat menyebabkan kemacetan cukup panjang di Jalan Raya Darmo, mengingat kawasan tersebut merupakan salah satu jalur utama menuju pusat kota Surabaya.
BACA JUGA:Tragedi Kecelakaan Kereta Api di Thailand: Crane Proyek Roboh, Puluhan Penumpang Jadi Korban
BACA JUGA:Video Bocah Diduga Dipukuli Oknum Polisi Pekanbaru hingga Mata Lebam, Propam Polda Riau Bergerak
Petugas lalu lintas segera hadir untuk mengatur arus sehingga kendaraan bisa kembali bergerak secara bertahap.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya keselamatan berkendara di jalan raya, terutama di kawasan urban dengan volume kendaraan tinggi.
Kecelakaan beruntun seringkali dipicu oleh faktor kecepatan berlebih, jarak kurang aman antar mobil, serta kurangnya konsentrasi pengemudi.