Seorang WNI bernama Aprilia membagikan video singkat yang menunjukkan suasana mencekam di malam hari.
BACA JUGA:Iran Berduka, Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei Tewas, IRGC Janji Balas Dendam!
BACA JUGA:Ali Khamenei Tewas dalam Serangan AS dan Israel, Dunia Masuk Fase Baru Konflik Timur Tengah
Dentuman rudal terdengar bersahutan sejak Sabtu siang hingga tengah malam, seiring pemberlakuan jam malam oleh otoritas Qatar.
"Kami di sini sudah dengar peringatan keamanan sejak Sabtu siang. Banyak rudal Iran di Doha yang dicegah masuk ke pusat kota, tapi suaranya kenceng banget," kata Aprilia, dikutip Bacakoran.co dari Disway.id, Minggu (1/3).
Ia menambahkan bahwa seluruh ekspatriat dan warga lokal diminta tetap berada di dalam rumah.
Dalam video yang dibagikan, langit Doha tampak diselimuti asap putih tebal akibat intersepsi rudal.
BACA JUGA:Amerika dan Israel Mulai Serang Iran Besar-besaran, Kini Teheran Dibombardir
Aprilia juga menuturkan bahwa dentuman tidak berhenti dari buka puasa hingga tengah malam.
"Dari buka puasa sampai jam 12 malam gak berhenti-henti. Saya di kamar sama teman-teman juga udah siap berkemas apabila ada perintah evakuasi dari otoritas setempat," ujarnya.
Menanggapi situasi ini, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Doha mengeluarkan imbauan resmi kepada seluruh WNI.
KBRI meminta agar masyarakat Indonesia tetap tenang, mengikuti arahan otoritas setempat, dan tidak keluar rumah kecuali untuk keperluan mendesak.
BACA JUGA:Iran Balas Dendam! Armada ke-5 Amerika di Bahrain Kena Serangan Rudal
WNI juga diminta memperhatikan pengumuman resmi pemerintah Qatar, berkoordinasi dengan simpul masyarakat Indonesia, serta segera menghubungi KBRI jika menghadapi keadaan darurat.