Disebutkan bahwa mentoring dilakukan di kamar peserta pada malam hari, terbagi antara siswa sekolah dan mahasiswa.
BACA JUGA:Eks Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Tewas dalam Serangan AS-Israel Guncang Teheran
BACA JUGA:Doha Diguncang! Rudal Iran Hantam Qatar, 8 Orang Terluka
"Mawar peserta yang sedang studi fashion mencurahkan keresahannya yang ingin linjut sata kuliah.
AS menyebut bahwa Mawar itu cantik dan polos. Selain itu, AS juga bertanya pada Mawar, menurut kamu, dari 1000 teman laki-laki saya, berapa orang yang dapat dipercaya," tulis akun tersebut.
"AS juga sesekali menepuk paha Lili layaknya teman sebaya yang menimbulkan perasaan tidak nyaman," sambungnya.
Menanggapi tuduhan tersebut, Andhika akhirnya buka suara melalui akun Instagram resminya.
BACA JUGA:Jelang Lebaran, Semua BBM Mengalami Kenaikan, Mulai dari Pertamina sampai Shell, Ini List Harganya!
Ia menyampaikan permohonan maaf kepada peserta, alumni, orang tua, rekan kerja, hingga masyarakat yang merasa tidak nyaman dengan isu ini.
Namun, ia menegaskan bahwa dirinya tidak pernah melakukan pelecehan seksual seperti yang dituduhkan.
"Secara tegas saya menyatakan tidak pernah melakukan ataupun berniat melakukan pelecehan seksual terhadap siapa pun, apalagi terhadap anak di bawah umur," ujar Andhika.
"Saya tetap membuka ruang komunikasi bagi siapa pun yang ingin menyampaikan pengalaman atau klarifikasi secara langsung," tambahnya.
BACA JUGA:Pasca Tewasnya Ali Khamenei, 4 Tokoh Ini Digadang Jadi Pemimpin Tertinggi Iran Berikutnya
BACA JUGA:Timur Tengah Memanas! Bagaimana Nasib 58 Ribu Jemaah Umrah Indonesia?
Ia juga mengakui bahwa gaya komunikasi dan interaksinya mungkin menimbulkan kesalahpahaman.