BACAKORAN.CO - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) yang menyita perhatian publik.
Kali ini, lembaga antirasuah tersebut menangkap Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, dalam sebuah operasi senyap di wilayah Jawa Tengah pada Selasa (3/3/2026).
Penangkapan ini menambah daftar panjang kepala daerah yang terjerat kasus dugaan korupsi melalui OTT KPK.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan adanya penangkapan tersebut.
BACA JUGA:Iran Tuduh Israel Dalang Serangan Fasilitas Saudi Aramco, Situasi Timur Tengah Memanas
Ia menyampaikan bahwa dalam kegiatan penyelidikan tertutup, tim KPK berhasil mengamankan sejumlah pihak di Pekalongan, termasuk sang bupati.
“Benar, dalam kegiatan penyelidikan tertutup ini, tim mengamankan sejumlah pihak di wilayah Pekalongan, Jawa Tengah, salah satunya Bupati,” ujar Budi dalam keterangannya.
Setelah diamankan, Fadia Arafiq bersama beberapa pihak lain langsung dibawa ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta.
Menurut Budi, langkah ini dilakukan agar tim penyidik dapat melakukan pemeriksaan lebih lanjut secara intensif.
BACA JUGA:Bandara Hingga Hotel Mewah Rusak di Dubai Gegara Serangan Rudal Iran: UEA Tutup Kedutaan di Iran
“Tim kemudian membawa ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” tambahnya.
Meski demikian, KPK belum memberikan keterangan detail mengenai perkara yang menjerat Bupati Pekalongan.
Hingga saat ini, belum ada informasi resmi terkait jenis barang bukti yang berhasil diamankan dalam operasi tersebut.