BACAKORAN.CO – Persaingan tablet murah di Indonesia kembali memanas setelah Infinix XPad 30E ramai diperbincangkan warganet.
Tablet di kisaran Rp2 jutaan ini kerap disebut “mirip iPad”, terutama oleh pengguna yang mencari perangkat layar besar untuk belajar dan hiburan keluarga.
Meski berasal dari segmen harga terjangkau, pendekatan yang diambil Infinix lewat XPad 30E terbilang menarik karena tidak hanya mengandalkan spesifikasi, tetapi juga pengalaman penggunaan yang relevan dengan kebutuhan lokal.
Desain dan Layar: Alasan Utama Disebut “Mirip iPad”
Salah satu faktor utama yang membuat Infinix XPad 30E sering disamakan dengan iPad adalah tampilan fisiknya.
BACA JUGA:Ngamuk! Infinix Xpad 30e Tantang iPad A16 dengan Layar 11 Inci dan Baterai Badak, Cuma Rp2 Jutaan
BACA JUGA:Infinix Xpad 30E Resmi di Indonesia! Tablet 11 Inci dengan AI Tutor Canggih, Harga Mulai Rp2 Jutaan
Tablet ini mengusung layar 11 inci IPS LCD beresolusi FHD+ (1200 x 1920 piksel) dengan tingkat kecerahan hingga 440 nits.
Ukuran layar yang besar ini langsung memberi kesan premium, terutama bagi pengguna yang sebelumnya terbiasa memakai tablet kecil atau ponsel layar lebar.
Untuk penggunaan harian seperti membaca materi pelajaran, menonton video edukasi, atau sekadar scrolling media sosial, layar XPad 30E terasa lega dan nyaman.
Bezel yang relatif simetris juga membuat tampilannya terlihat rapi, sehingga wajar jika banyak orang awam langsung mengasosiasikannya dengan iPad, meskipun jelas berada di kelas berbeda.
Performa Harian yang Realistis untuk Pelajar dan Keluarga
BACA JUGA:Spesifikasi Praktis ala iPad Entry-Level, Infinix XPad 30E Dirancang Lebih Fungsional
BACA JUGA:Infinix XPad 30E, Tablet Rp2 Jutaan yang Punya Nuansa Penggunaan Ala iPad
Di sektor performa, Infinix XPad 30E dibekali chipset MediaTek Helio G80 (MT8786).