Menurut keterangan, aksi itu dilakukan hanya karena iseng belaka.
Bahkan sebagian dari mereka diketahui berprofesi sebagai penjual mobil bekas.
Permintaan Maaf Para Pelaku
BACA JUGA:Viral Mobil Dinas Polri Ugal-Ugalan di Tol Bitung, Polisi Tangerang Diperiksa dan Minta Maaf
BACA JUGA:Diduga Ugal-ugalan, Mobil Boks Bermuatan Frozen Food Terguling di Ngawi! Begini Kronologinya
Para pengemudi yang terlibat akhirnya menyampaikan permintaan maaf melalui rekaman video.
“Kami selaku pengemudi yang viral di media sosial berkendara zig-zag di Tol Becakayu pada tanggal 1 Maret 2026 jam 4 dini hari. Kami meminta maaf atas kegaduhan yang telah kami lakukan,” ucap mereka dalam video tersebut.
Mereka menegaskan bahwa tindakan itu tidak dapat dibenarkan dan hanya sebatas konten semata.
Meski begitu, masyarakat tetap menilai aksi tersebut sebagai pelanggaran etika berkendara yang berbahaya.
Pentingnya Etika dan Disiplin Berlalu Lintas
Kasus ini menjadi pengingat penting bahwa etika dan disiplin dalam berlalu lintas tidak bisa ditawar.
Jalan tol adalah ruang publik dengan risiko tinggi, sehingga setiap pengendara wajib mengutamakan keselamatan diri sendiri dan orang lain.
Polisi mengimbau masyarakat agar tidak meniru aksi serupa dan selalu mematuhi aturan lalu lintas.
Konvoi atau manuver berbahaya bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga bisa berakibat fatal.