BACAKORAN.CO - John Herdman memasukkan nama Cahya Supriyadi dalam daftar sementara panggilan memperkuat Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026. Dia akan bersaing dengan kiper lainnya untuk masih skuad inti.
Cahya akan bersaing dengan penjaga gawang top lainnya. Mereka tidak hanya dari kompetisi dalam negeri tapi juga kiper yang merumput di Eropa.
Pesaing Cahya di posisi kiper adalah Emil Audero yang merupakan kiper klub Serie A Italia, UC Cremonese. Lalu kiper Ajax Amsterdam, Maarten Paes.
Dari kiper kompetisi lokal ada Nadeo Argawinata yang antarkan Borneo FC berada di posisi kedua klasemen sementara. Lalu Ernando Ari yang kawla Persebaya Surabaya berada di posisi keenam di klasemen sementara.
Sedangkan Cahya di Super League bantu PSIM Yogyakara menempati posisi kedelapan.
Manajer PSIM Razzi Taruna memiliki harapan besar terhadap Cahya Supriyadi. Dia diharapkan lebih lapar dalam mengejar target dan mau belajar dengan pemanggilan ini.
"Semoga nanti Cahya betul-betul berkesempatan masuk ke dalam skuad akhir dan bisa bermain untuk tim nasional senior," terang Razzi.
Cahya Supriyadi saat kawal gawang PSIM di Super League 2025/26-PSIM-
Cahya Supriadi memiliki modal baik untuk bersaing merebut posisi di skuad inti Timnas Indonesia. Bersama PSIM, kiper berusia 23 yang selalu jadi andalan.
Dari 24 laga yang sudah dijalani PSIM, Cahya sudah tampil di 22 pertandingan dan selalu main 90 menit penuh dengan total 1.980 menit bermain.
BACA JUGA:Elkan Baggott Ramaikan Persaingan Lini Belakang, Garansi Pertahanan Timnas Indonesia Kokoh?
Musim ini, dia sudah mencatat delapan kali clean sheet dan 28 kali kebobolan.
Manajer Razzi Taruna senang usaha keras Cahya dilirik pelatih Timnas Indonesia. Sekalipun, nama Cahya masuk dalam daftar provisional squad.
“Meskipun ini adalah daftar besar yang berisi 41 pemain dan nantinya akan dikerucutkan menjadi dua puluhan nama, bagi kami ini adalah bentuk pengakuan luar biasa dari pelatih baru timnas Indonesia, John Herdman, untuk pemain kami Cahya Supriadi,” ucapnya Razzi.