BACAKORAN.CO - Di bulan suci Ramadan yang penuh berkah, ada satu kewajiban yang tak boleh dilewatkan oleh setiap muslim: membayar zakat fitrah.
Zakat fitrah bukan hanya sekadar kewajiban agama, tetapi juga sarana untuk membersihkan diri, menyempurnakan puasa, dan berbagi kebahagiaan dengan sesama, terutama mereka yang kurang mampu.
Dan salah satu hal terpenting dalam melaksanakan zakat fitrah adalah niat yang tulus dan benar.
Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri: Kunci Kesempurnaan Ibadah
BACA JUGA:Eits! Benarkah Mustahik Terutama Golongan Fakir Miskin Gak Wajib Bayar Zakat? Ini Kata Buya Yahya
Melansir dari video tiktok @kekuatan_do4, Bagi setiap muslim, melaksanakan zakat fitrah untuk diri sendiri adalah langkah awal yang wajib dilakukan.
Niat adalah jiwa dari setiap ibadah, tanpa niat yang benar, ibadah tersebut tidak akan diterima oleh Allah SWT.
Oleh karena itu, sangat penting bagi kita untuk memahami dan melafalkan niat zakat fitrah dengan benar.
Berikut adalah lafaz niat zakat fitrah untuk diri sendiri yang sering diajarkan:
BACA JUGA:Banyak yang Salah Paham! Mualaf Kaya Tetap Dapat Zakat? Ini Kata Ustaz Abdul Somad
BACA JUGA:Wajib Tau! Benarkah Orang Gak Mampu Tidak Wajib Bayar Zakat Fitrah? Ini Kata Ustadz Abdul Somad
نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنْ نَفْسِي فَرْضًا لِلَّهِ تَعَالَى
(Nawaitu an ukhrija zakatal fithri 'an nafsi fardhan lillahi ta'ala)
Yang artinya: "Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku sendiri, fardu karena Allah Ta'ala."
Niat ini sederhana, namun memiliki makna yang sangat dalam.