BACAKORAN.CO - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali melontarkan kritik tajam terhadap aliansi pertahanan NATO.
Kritik ini mencuat di tengah memanasnya konflik antara Amerika Serikat dan Iran, yang dinilai Trump tidak mendapatkan dukungan dari sekutu-sekutu NATO.
Trump secara terang-terangan menyatakan kekecewaannya terhadap NATO.
Ia menilai aliansi tersebut tidak memberikan kontribusi nyata dalam menghadapi Iran, meskipun Amerika Serikat selama ini menjadi tulang punggung pertahanan NATO.
Pernyataan ini kembali memunculkan pertanyaan besar soal masa depan NATO dan hubungan Amerika Serikat dengan sekutu-sekutu Eropa di tengah konflik global yang semakin kompleks.
BACA JUGA:Ragukan Tahanan Minum Pembersih Lantai, Kepala BNN Prabumulih Sebut Hanya Akal-Akalan
Dalam pernyataannya melalui platform Truth Social, Donald Trump menegaskan bahwa Amerika Serikat tidak membutuhkan NATO.
Ia bahkan menyebut momen saat ini sebagai bukti bahwa aliansi tersebut tidak memberikan manfaat nyata bagi AS.
Dalam rapat kabinet di Gedung Putih, Trump menyampaikan kekecewaan secara terbuka.
Menurutnya, NATO gagal menunjukkan solidaritas ketika Amerika Serikat menghadapi ancaman dari Iran.
Trump bahkan mengulang pandangannya yang sudah lama ia sampaikan sejak puluhan tahun lalu, yakni bahwa NATO hanyalah “macan kertas”.
Konflik antara Amerika Serikat dan Iran menjadi latar belakang utama kritik Trump terhadap NATO.
Dalam beberapa pernyataannya, Trump menyebut Iran sebagai negara yang telah “hancur secara militer” namun tetap menjadi ancaman serius.
Situasi semakin rumit karena jalur strategis global seperti Selat Hormuz terdampak konflik.