Aktivitas pelayaran di wilayah tersebut mengalami gangguan signifikan sejak awal Maret 2026.
Akibatnya:
- Biaya pengiriman global meningkat
- Harga minyak dunia melonjak
- Pasokan energi global terganggu
Trump bahkan menyerukan keterlibatan negara lain, termasuk China, untuk membantu menjaga keamanan jalur tersebut.
BACA JUGA:Driver Ojol Ketahuan Rekam Wanita di Mall Palembang, Ternyata Dikirim ke Grup WhatsApp Video Porno!
Namun, respons dari sekutu-sekutu NATO di Eropa tidak sesuai harapan Trump.
Sejumlah negara Eropa justru menolak terlibat lebih jauh dalam konflik Iran.
Mereka berpendapat bahwa konflik tersebut merupakan keputusan sepihak Amerika Serikat tanpa konsultasi dengan sekutu.
Sikap ini memperlihatkan adanya perbedaan pandangan yang cukup tajam antara AS dan negara-negara Eropa dalam menangani krisis global.
BACA JUGA:Marbot Temukan 2 Mayat Membusuk di Atap Masjid Brebes, Ternyata Ini Penyebab Kematiannya!
Kritik Trump terhadap NATO bukanlah hal baru. Sejak masa jabatan pertamanya, ia dikenal sering mempertanyakan efektivitas aliansi tersebut.
Bahkan, menurut sejumlah pejabat Gedung Putih, Trump pernah mempertimbangkan untuk menarik Amerika Serikat keluar dari NATO.
Meski demikian, dalam pernyataan terbarunya, Trump menegaskan bahwa:
- AS tidak membutuhkan NATO