Klaim Bisa Lewat Selat Hormuz, Iran Bantah Steatment Trump Terkait Izin Melintas: Pernyataan Palsu Presiden AS

Jumat 27 Mar 2026 - 23:39 WIB
Reporter : Yanti D.P
Editor : Yanti D.P

- Sekitar 20% perdagangan minyak dunia melewati selat ini setiap hari.

- Penutupan selat otomatis memblokir ekspor minyak dari negara-negara Teluk ke pasar global.

- Kondisi ini menjadikan Selat Hormuz sebagai titik krisis energi dunia.

BACA JUGA:Kian Memanas, Hamas Ingatkan Iran untuk Stop Serang Negara Teluk, Ini Alasannya!

BACA JUGA:Korea Utara Dukung Penuh Iran Dipimpin oleh Motjaba Khamenei, Kutuk Keras AS!

Penutupan Selat Hormuz oleh Iran adalah krisis geopolitik besar yang memaksa negara-negara Teluk menghentikan produksi minyak secara darurat (kahar).

Hal ini menekan pasokan global, menaikkan harga minyak, dan memicu pelepasan cadangan strategis oleh negara-negara konsumen energi.

Bagi Indonesia, kondisi ini menjadi peringatan penting untuk memperkuat ketahanan energi dan mengurangi ketergantungan pada impor minyak.

Kategori :